ADVERTORIAL

Terkait Ribuan Pohon Sawit PTPN II yang Mati, KNPI Deliserdang: Ada Kerugian Negara

Sekretaris DPD KNPI Deliserdang, Ronggur Raja Doli Simorangkir, sat diwawancarai awak media.

DELISERDANG, akses.co – Matinya ribuan tanaman sawit milik PTPN II di Kebun Tanjung Garbus Pagar Merbau, harus jadi perhatian serius Kapolresta dan Kejaksaan Negeri Deliserdang. Kuat dugaan ada kepentingan bisnis dibalik matinya ribuan tanaman sawit muda dilahan 114 hektare milik PTPN II dekat Bandara Kualanamu.

Hal itu disampaikan Sekretaris DPD KNPI Deliserdang, Ronggur Raja Doli Simorangkir, menanggapi pemberitaan sebelumnya dimana ada ribuan pohon sawit mati kerena kurang perawatan dilahan seluas 114 hektare.

“Kami menduga ini disengaja, agar kemudian tanah seluas 114 hektare itu terkesan tak terurus lalu lahan dibajak oleh para komprador sehingga beralih status penguasaan. Ini kan pola lama yang coba dipraktekkan lagi,” katanya.

Menurutnya, pembiaran matinya tanaman sawit milik PTPN II itu adalah bagian dari pembiaran yang sangat terstruktur, masif dan sistematis. Bayangkan, ada berapa miliar yang dianggarkan PTPN II untuk menanam tanaman itu, namun jelang mau besar, tanaman itu dibiarkan atau malah sengaja dimatikan dengan cara tak diusur.

“Ada kerugian negara yang sangat hebat dibalik pembiaran matinya tanaman itu. Replanting itu bukan tidak besar biayanya, harus mengerahkan alat berat untuk merapikan barisan tanah, cetak pola penanaman, menyiapkan bibit untuk ditanam, dan pupuk, lalu giliran tanaman mau besar malah dibiarkan mati,” sebutnya.

Untuk itu, lanjut Ronggur KNPI Deliserdang berkali-kali sudah bersuara bahwa ada yang tidak benar ditubuh PTPN II. Ini diduga terjadinya pelanggaran yang serius, karena menyangkut aset negara yang nilainya sangat besar.

“Kami tak ingin menduga-duga dan berasumsi seolah pola pembiaran ini adalah bagian dari skenario untuk pengalihan lahan HGU PTPN II ke para Komprador yang mengatasnamakan rakyat kemudian beralih ke kelompok kapital demi kepentingan investasi bisnis,” ungkapnya.

Sementara itu, melihat banyaknya permasalahan yang terjadi KNPI Deliserdang dengan segala hormat, kata Ronggur meminta pada Menteri BUMN Erick Thohir untuk audit seluruh aset PTPN II dan mengevaluasi jajaran Direksi PTPN2 yang coba-coba bermain dan berbisnis dengan para Komprador. “KNPI Deliserdang tegas dan akan melawan siapapun yang ingin melumpuhkan aktifitas produksi PTPN II demi masa depan bangsa,”tandasnya. (Manahan. D)

Comments
To Top