LANGKAT

Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana BOK Puskesmas Desa Teluk, Begini Tanggapan Kasi Intel Kajari Langkat

Langkat, akses.co – Kasus dugaan dana BOK Puskesmas Desa Teluk kian meruncing, diperkirakan sudah ada 30 orang yang diperiksa oleh pihak Kajari Langkat.

Hal ini dikatakan Kasi Intel Kajari Kabupaten Langkat Boy Amali, SH.MH Boy mengatakan pihaknya yang terus gencar menacari bukti dan fakta kebenaran dugaan tindak pidana tersebut melalui wasshap selulernya 081260****** 23/11, Benar Dinda kami masih memeriksa dan mencari alat bukti terkait dugaan Korupsi Puskesmas Desa Teluk”

Berkenaan dengan dugaan Korupsi dana BOK Puskesmas Desa Teluk, Sekjen Fokusmaker Ahmad Fauzi PA kembali angkat bicara, diri mengapreasiasi kinerja Kajari Langkat yang telah mengambil sikap tegas dengan memanggil 30 orang saksi terkait dugaan Korupsi tersebut, dirinya siap akan terus memantau sampai akhir proses pemeriksaan tersebut.

Yang salah harus dihukum, uang negara harus dipergunakan untuk kesejahteraan rakyat bukan untuk kepentingan pribadi, ujar Fauzi, ketika di konfirmasi via telpon 081261***** Senin 23/11

“Kita mendukung penegak hukum mengusut tuntas  dana BOK Puskesmas Desa Teluk Kecamatan Secanggang, tidak ada yang kebal hukum di negeri ini, apabila ia memang terbukti melakukan dugaan korupsi tersebut, maka segera diproses hukum,” ujar Fauzi sembari menutup telponnya

Berita sebelumnya menerangkan terjadi potongan dana BOK yang diperuntukan tenaga kesehatan Puskesmas yang dilakukan oleh oknum Kapus Teluk berinisial ED dengan dalih menyetor kepihak Dinas Kesehatan, namun setelah dikonfirmasi pihak Dinas Kesehatan,pihak Dinas Kesehatan membantah dan mengatakan tidak ada uang yang masuk melalui BOK. (YY)

Comments
To Top