Tembus Target 2017, BPPRD Optimis Di 2018

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Medan, Zulkarnain. (ist)
Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Medan, Zulkarnain. (ist)

akses.co – Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan optimis bisa kembali mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2018 dari sektor pajak daerah sebesar Rp1.511 triliun atau meningkat rata -rata 8,6% dari 2017. Kepercayaan diri ini berdasarkan pencapaian tahun lalu.

Dimana, untuk pertama kalinya Satuan Kerja Perangkat Daerah yang sebelumnya bernama Dinas Pendapatab Daerah tersebut berhasil mencapai pajak daerah sebesar Rp1.4 triliun lebih atau sebesar 100,5% dari total target yang dicanangkan. Perolehan tersebut meningkat 23,4% dari 2016. “Pertumbuhan pajak daerah di 2017 dibandingkan 2016 mencapai Rp265,5 miliar lebih. Pencapaian kami cukup bagus atau melebihi target. Hal inilah menjadi dasar kami untuk cukup yakin dapat merealisasikan pajak daerah secara optimal di 2018,” ungkap Kepala BPPRD Kota Medan, Zulkarnain kepada wartawan, Kamis (18/1/2018).

Pemasukan ini sendiri didapat dari sembilan pajak daerah yang dikelola seperti, pajak hotel, hiburan, restauran, reklame, parkir, air bawah tanah, pajak penerangan lampu jalan, BPHTB, dan PBB.

Selain itu keyakinan bisa mengulang kesuksesan 2018 yakni, semakin taat dan kepatuhan masyarakat wajib pajak daerah melaksanakan kewajibannya. Begitu juga dalam meningkatkan pelayanan semakin cepat dan mudah telah dilaunching pelayanan pajak daerah non PBB – BPHTB dalam bentuk pendaftaran, pemberitahuan dan pembayaran secara online sistem berbasis mobile payment. “Di 2018 ini juga kami membuat program baru untuk lebih mengefektifkan pengelolaan pajak daerah yakni membuat sistem monitoring dan pengawasan pajak daerah dengan pemasangan tapping box sesuai dengan tindak lanjut koordinasi dan supervisi dengan KPK,” jelasnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga akan melakukan kampanye gerakan sadar dan patuh pajak daerah dan kegiatan -kegiatan kreatif perpajakan daerah. Hal ini untuk lebih meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak daerah. (eza)

Artikel Terkait