NEWS

Team investigasi DPD LSM PERKARA Sumut Minta CV.Happy Bulu Ditutup

MEDAN, akses.co – DPD LSM PERKARA Sumut meminta pengusaha CV.Happy Bulu harus segera diproses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku terkait pelanggaran tindak pidana pencemaran lingkungan.

Permintaan itu disampaikan oleh ketua tim investigasi DPD LSM PERKARA sumut Ronald Hutapea,SH kepada media ini, Jum’at (11/9/2020).

Ia mengatakan sebagaimana yang termaktub pada Undang – Undang Nomor 32 tahun 2009 maka CV.Happy Bulu diduga telah melakukan pelanggaran hukum pencemaran lingkungan.

“Kenapa Bisa CV.Happy Bulu begitu kebal terhadap Undang-undang hukum yang berlaku”, tanyanya.

Menurutnya, Hasil pantauan yang dilakukannya melalui tim investigasi DPD LSM PERKARA Sumut, pihaknya menduga ada konspirasi antara CV.Happy Bulu dengan DLH Prov Su, U.Pangaribuan selaku pemilik perusahaan dan sangat menyayangkan adanya konspirasi itu.

Pihaknya menduga perusahaan tersebut ilegal karena tidak mengantongi izin oprational sejak tahun 2013 sampai dengan sekarang, perusahaan itu beroprasi di Kawasan Industri Mabar (pabrik) dan jln Marelan pasar IX penjemuran limbah persis di sekitar pemukiman warga.

Lebih parah lagi, katanya, persis di dekat salah satu pondok pesantren.

Dinas lingkunga hidup Propinsi Sumut dalam hal ini terkesan melakukan pembiaran, Kepala dinas lingkungan hidup harus bertanggung jawab, Tegasnya.

Ia mengaku, Berdasarkan Informasi yang dihimpun bahwa pengusaha tersebut sudah mengamankan kepala dinas lingkungan hidup, lebih parah lagi U Pangaribuan selaku pimpinan perusahaan juga mengatakan ‘mana mungkin lagi ekor melibas kalau sudah di pegang kepala’, Apa maksud kata-kata tersebut ?, Tanyanya geram.

Berarti kita duga ada konspirasi yang sangat lama dan sangat kuat, siapa sebenarnya U.Pangaribuan ini? Kenapa dia sanggup dan mudah bicara seperti itu?, Tanyaya lagi.

“Kami Team Investigaai DPD LSM PERKARA SUMUT akan tetap mengawasi CV.Happy Bulu untuk segera di segel dan di tutup”, ungkap Ronald Hutapea, SH.

Ia berkata bahwa kasus itu harus tetap menjadi perhatian pihaknya dan tetap harus di kawal sampai pengusaha itu di tangkap karena diduga sudah melakukan pencemaran terhadap lingkungan.

Kami tegaskan perusahaan ilegal harus segera di tutup sebagaimana instruksi ketua DPD LSM PERKARA SUMUT Ibu Ritari Mauliate Sidabutar,SE saat di tanyai melalui telfon seluler, Tegasnya.(Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lihat Juga
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker