BATUBARA

Tak Tahu Apa Sebabnya, Pria ini di Temukan Tewas Gantung Diri

BATUBARA, akses.co – Seorang pria warga Dusun Limau Kapas Desa Sei Buah Keras, Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara di temukan tewas gantung diri dirumahnya sekira pukul 11.30 Wib. Kamis, (05/08/21)

Diketahui korban gantung diri ini bernama Muhammad Azmi (38) yang di temukan telah meniggal dunia dengan kondisi leher terikat seutas tali bewarna putih yang disimpulkan pada kayu galang seng disebuah gudang bengkel las tempat usaha korban.

Melalui Kanit Reskrim Polsek Medang Deras yang dipimpin IPDA. A. Sitorus, SH yang mendapatkan laporan dari Kepala Desa Sei Buah Keras turun langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan penyelidikan.

Selanjutnya personil Polsek Medang Deras Mapolres Batubara mengamankan barang bukti berupa 2 (dua) utas tali tambang warna putih yang masing-masing terdapat simpul ikatan, kemudian 1(satu) buah pisau carter, 1 (satu) potong baju kaos, dan 1(satu) potong celana panjang Lee.

Dari informasi yang diperoleh melalui Kasubbag Humas Polres Batu Bara AKP Niko Siagian ST, MH mengungkan dari hasil olah TKP yang dilakukan pihak unit Reskrim Polsek Medang Deras, ditemukan luka lebam jeratan melingkar di leher korban pada bahagian depan ke belakang dengan panjang sekitar 35 Cm dan lebar sekitar 2 Cm.

Sedangkan korban ditemukan lidah keluar hingga batas gigi depan, serta ditemukan cairan yang keluar dari kemaluan korban. Namun tidak ada ditemukan luka lainnya di tubuh korban.

Sementara itu dari pihak keluarga korban telah membuat pernyataan tidak bersedia untuk dilakukan otopsi pada jenazah, dan telah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah, dan akan mengkebumikan jenazah korban dengan selayaknya. (firs)

close

Halo ­čĹő
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.