Serdang Bedagai

Tak Sanggup Bayar Hutang, Seorang Istri Gantung Diri Dalam Rumahnya

Serdang Bedagai, akses.co – Diduga terjerat utang dan himpitan ekonomi, Rasmini alias Mini (40) nekat gantung diri dengan menggunakan seutas tali nilon di dalam rumahnya di Dusun Kenari, Desa Melati II, Kec. Perbaungan, Kab Serdang Bedagai, Jumat (7/5/) sekira pukul 19.05 WIB.

Personil Polsek Perbaungan yang mendapat informasi dari warga langsung turun ke TKP guna melakukan penyelidikan, setibanya di lokasi tim personil melihat korban sudah tidak bernyawa. Namun saat personil tiba, tali yang digunakan korban untuk mengikat leher saat gantung diri sudah dalam keadaan dibuka.

Kemudian personil melakukan interogasi terhadap saksi yakni, Edy Yusuf (suami korban). “Saat sepulang bekerja di perjalanan di hubungi anaknya bernama Rama Dani Pikri (22) yang mengatakan kalau ibunya gantung diri. Mengetahui hal itu, Edy Yusuf bergegas pulang. Setelah sampai di rumah ia melihat korban dalam keadaan tergantung dan sudah tidak bernyawa lagi”, ujarnya.

Dengan perasaan syok ia menghubungi kepala dusun dan kepala desa serta memberi tahukan warga sekitar. Diakuinya, karena merasa kasihan ia di bantu anak laki-lakinya membuka tali pengikat leher korban dan menurunkan korban serta meletakkan korban di ruangan tengah.

Terpisah, Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang SH MHum didampingi Kapolsek Perbaungan AKP Viktor Simanjuntak kepada wartawan , Sabtu (8/5/) mengungkapkan setelah di lakukan interogasi terhadap keluarga dan orang tua korban diperoleh informasi bahwa korban memang sedang mengalami depresi karena tekanan ekonomi.

” Suaminya menjelaskn, korban memiliki beberapa hutang piutang di beberapa tempat perkreditan. Kuat dugaan sementara korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantungkan diri pada tiang rumah dengan menggunakan seutas tali rabiah”, tutur Kapolres.

Kemudian, setelah dilakukan pemeriksaan dibagian luar tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda kekerasan baik benda tumpul maupun benda tajam dan pihak keluarga keberatan bila mayat korban dilakukan pemeriksaan secara otopsi. Hal itu dinyatakan dengan surat permohonan serta di ketahui oleh Kepala Desa Melati II dan Kepala Dusun Kenari, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

“Berdasarkan permohonan dari keluarga tersebut kemudian mayat korban di serahkan kepada pihak keluarga untuk di lakukan pemakaman oleh pihak keluarga,” tutup kapolres.
(Manahan.D)



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.