Deliserdang

Tak Diperdulikan Camat, DPRD Deliserdang Fasilitasi Santunan Kematian Penggali Kubur di Tamora

Deliserdang, akses.co – Anggota DPRD Deliserdang dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Hj Sa’adah Lubis menyayangkan sikap Camat Tanjung Morawa (Tamora) Marianto Irawadi, Sekcam Tamora Ibnu Hajar dan Kades Dagang Kerawan Jamilah yang terkesan lepas tangan dan diduga tidak perduli atas persoalan almarhum Sugianto yang merupakan penggali kubur diberhentikan secara sepihak oleh pihak Kecamatan Tamora Sehingga tidak dapat mengklaim santunan kematian BPJS Ketenagakerjaan.

Oleh sebab itu, Sa’adah yang merupakan Anggota DPRD Deliserdang dari Dapil II yang meliputi, Kecamatan Tanjung Morawa, STM Hulu, STM Hilir, Bangun Purba dan Gunung Meriah ini berjanji akan memfasilitasi keluarga almarhum Sugianto agar dapat menerima dana santunan kematian BPJS Ketenagakerjaan tersebut.

“Begini saja, lengkapi berkasnya nanti kasih sama saya,” kata Sa’adah kepada aksesco.co Kamis (23/9).

Menurut Sa’adah, bila memang almarhum Sugianto telah bertugas sebagai penggali kubur selama kurang lebih 25 tahun di Desa Dagang Kerawan maka sudah sepantasnya mendapatkan hak-haknya yakni diantaranya dana santunan yang diterima oleh ahli waris. Oleh sebab itu,
berkasnya harus segera diproses.

“Ya ini harus kita proses lah, masak gak bisa diproses dan terlebih dahulu kita lihat apa masalahnya, pemberkasan dimana sangkutnya,” tegas Sa’adah.

Sementara sebelumnya, terkait persoalan ini Sekretaris Daerah (Sekda) Deliserdang (DS) Darwin Zein “berang” kepada Camat Tanjung Morawa, Seketaris Kecamatan dan Kepala Desa (Kades) Dagang Kerawan.

Darwin Zein menyebutkan, kebijakan bawahannya tersebut tidak bisa sementara merta memberhentikan almarhum Sugianto dari pekerjaannya sebagai penggali kubur terlebih Sugianto saat itu karena kondisi sakit.

“Siapa yang mengusulkan untuk diganti ? ‘Kepala Desa’, gak bolehlah, waktu dia masih hidup wajib diselesaikan terlebih dahulu hak-haknya,” kata Darwin Zein, Jumat (17/9) di Aula Cendana Kantor Bupati Deliserdang.

Ketika disinggung dimana Camat Tanjung Morawa Marianto Irawadi, Seketaris Kecamatan Tanjung Morawa Ibnu Hajar dan Kepala Desa Dagang Kerawan Jamila terkesan saling lempar bola, Sekda pun berjanji akan segera memanggil agar permasalahan tersebut bisa diselesaikan tanpa merugikan pihak ahli waris.

“Di Desa mana itu, Dagang Kerawan, siapa ? Jamilah ?, Nanti saya tanyakan itu. Itu penggali kubur pekerjaan paling mulia lo,” ungkapnya.

Darwin Zein dalam kesempatannya juga menjelaskan prosedur pengangkatan penggali kubur itu SK-nya ditandatangani oleh masing-masing Camat yang ada di Kabupaten Deliserdang dan honor selama ini sudah ditampung dalam APBD Deliserdang. “Pihak Kecamatan minta data ke desa siapa penggali kubur (lalu) dikirim datanya, nanti honornya ditampung di APBD Deliserdang,” jelasnya.

Sementara itu sebelumnya, permasalan almarhum Sugianto itu, berawal pada saat almarhum yang sudah bertugas sebagai penggali kubur selama kurang lebih 25 tahun lamanya di Desa Dagang Kerawan itu. Pada bulan Desember 2020 kondisi kesehatan almarhum menurun. Sehingga ia tidak dapat menunaikan tugasnya untuk menggali kubur hingga meninggal dunia pada 11 Juni 2021.

Kemudian pada tanggal 14 Juni 2021 pihak keluarga bermaksud untuk mengklaim santunan kematian yang merupakan salah satu program yang ada pada BPJS Ketenagakerjaan dengan terlebih dahulu mendatangi Kantor Desa Dagang Kerawan.

Ketika itu, pihak keluarga diminta untuk melengkapi berkas-berkas dan selanjutnya datang ke kantor Camat. Selanjutnya 15 Juni 2021 keluarga datang ke kantor Camat, pihak Kecamatan meminta menyiapkan berkas yakni surat Ahli Waris, Akte Kematian, Kartu Keluarga (KK) serta surat kuasa. Selanjutnya pihak kecamatan menyarankan untuk mendatangi pihak BPJS Ketenagakerjaan.

Namun ketika datang ke BPJS Ketenagakerjaan. Pihak BPJS Ketenagakerjaan mengatakan berkas Almarhum Sugianto tidak berlaku lagi dikarenakan terkendala Surat Keputusan (SK) pengangkatan yang ada sama pihak keluarga sampai pada tahun 2020.

“Mereka minta SK tahun 2021 dan ketika pihak BPJS Ketenagakerjaan melihat datanya sudah diganti oleh orang lain,” ujar anak ketiga almarhum Sugianto yakni Desi.

Desi menyebutkan, diawal-awal tahun 2021 yakni bulan Januari orangtuanya tersebut masih menerima gaji, namun dikarenakan gajinya dibayarkan triwulan pada bulan April 2021 mereka bermaksud untuk mengambil gaji pihak desa menyampaikan bahwa saat itu masih perbaikan data.

“Sehingga sampai ayah saya meninggal dunia dan itupun dikarenakan pihak BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan bahwa ayah kami sudah tidak lagi tercatat sebagai penggali kubur barulah kami ketahui bahwa selama ini ternyata ayah kami telah diganti dengan orang lain tanpa sepengetahuan almarhum maupun keluarga,” ungkapnya.

Desi pun menduga, apa yang menimpah keluarganya ini terkesan adanya persengkongkolan antara pihak Kecamatan Tanjung Morawa dan pihak Desa Dagang Kerawan menutup nutupin pergantian orangtuanya menjadi penggali kubur tanpa sepengetahuan almarhum dan keluarga.

“Padahal ayah saya sudah bekerja sebagai penggali kubur selama kurang lebih 25 tahun. Mohon Bapak Bupati tolong kami dibantu,” harapnya

Sementara itu sebelumnya, Camat Tanjung Morawa Marianto Irawadi mengakui dirinya hanya meneruskan Kebijakan Kepala Desa.

“Desember 2020 yang bersangkutan sudah diganti oleh Buk Kades Dagang Kerawan alasanya beliau karena tidak bisa lagi bekerja sebagai penggali kubur. Kita hanya meneruskan surat pemberhentian dari Buk Kades Pak,” akunya.

Sedangkan Kades Dagang Kerawan Jamila ketika dikonfirmasi, terkesan enggan berkomentar.

“Maaf, saya masih demam, yang lebih jelas kita ketemu dengan pak Kadus,” katanya.

Sementara Sekcam Tanjung Morawa Ibnu Hajar ketika ditemui di kantornya malah terkesan “mengusir” wartawan dan menyebut dirinya lagi pening kepalanya. “Sudah Abang kebagian Kesos saja, pening kali kepalaku sudah sepuluh orang yang nanyak itu itu saja, banyak kali kerjaan ku ini, maaf ya bang,” sembari tangannya menunjuk keluar. (Manahan.D)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.

Baca juga Yuk!
Back to top button

Adblock Terdeteksi

Halo pengunjung setia akses.co, Kamu terdeteksi menggunakan Pemblokir iklan pada akses.co, Mohon dimatikan terlebih dahulu untuk mendukung akses.co agar selalu konsisten menyajikan berita terbaru dan teraktual hanya untuk anda. Terima Kasih.