Beranda SUMUT Warga Siantar Rindukan Pemimpin Amanah

Warga Siantar Rindukan Pemimpin Amanah

BERBAGI

SIANTAR, akses.co – Sebelum bertolak ke Medan, Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah menyempatkan diri melaksanakan Subuh berjamaah di Masjid Darul Maimanah, di Jalan Sriwijaya, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Selasa (29/5).

Silaturahmi pria yang populer disapa Ijeck disambut tokoh masyarakat, Zulkarnain Nasution, Ketua Badan Kenaziran Masjid (BKM) Darul Maimanah, Hamonangan Nasution dan puluhan jamaah. “Pertemuan ini atas izin Allah SWT. Sebelumnya sudah kami rencanakan, namun baru ini bisa terwujud. Insyaallah di bulan penuh rahmat dan barokah ini, pertemuan ini juga mendapat rida Allah SWT,” kata Zulkarnain.

Warga setempat, kata dia, merindukan sosok pemimpin amanah di wilayah ini. Begitupun dengan sosok Ijeck yang notabene bukan orang baru di Kota Pematangsiantar.

“Apapun ceritanya kami cinta sama bapak (Ijeck) dan semoga apa yang dicita-citakan Insyaallah terwujud. Kami mengharapkan pemimpin yang benar-benar taat pada Allah dan rasulnya. Dengan doa kita bersama, Insya Allah kedatangan Bang Ijeck membawa rahmat dan barokah bagi kita,” katanya.

Ijeck mengucap syukur dan berterima kasih telah diterima hangat BKM dan para jamaah. Kunjungan seperti ini kata Ijeck, tidak mereka rencanakan namun selalu disempatkan salat berjamaah di masjid. “Semua ini karena izin Allah. Saya memohon doa dan dukungan bapak-ibu para jamaah sekalian. Kiranya apa yang menjadi tujuan, niat dan perjuangan kami hingga Hari H tidak ada halangan dan rintangan berarti serta mendapat rida Allah SWT. Intinya kedatangan kami ingin bersilaturahmi dan memohon doa,” ujarnya.
Ijeck mengharapkan ke depan pemimpin di Sumut betul-betul amanah dan sayang kepada masyarakatnya serta takut kepada Allah SWT. “Doakan kami agar tidak tergolong sebagai orang-orang yang munafik,” kata suami Sri Ayu itu.

Sementara, Ustad Marasuddin Purba dalam tausiahnya menyampaikan terdapat empat amalan atau ibadah rutin yang akan menerangi Umat Islam di dalam kubur dan akhirat kelak. Yakni dengan menjaga salat, bersedekah, perbanyak membaca Alquran, dan mengucap tasbih kepada Allah SWT.

“Insyaallah kuburan kita akan diterangi Allah SWT. Terutama di bulan suci Ramadan ini. Sebab terminal akhir kehidupan kita nantinya dimasukkan ke perumnas alias perumahan manusia tak bernafas. Yakni alam kubur dan itu pasti karena sudah merupakan janji Allah. Alam kubur itu sangat gelap,” terangnya.

Ia juga mengingatkan ada tujuh golongan manusia yang mendapat penerangan dari Allah SWT di hari kiamat, yakni salah satunya seorang pemimpin yang adil. “Kita mengharapkan gubernur ke depan itu sosoknya adil. Dalam konteks bersedekah seperti yang tadi saya sebutkan, kalau tak bisa dengan harta, tenaga dan ilmu minimal sumbang suara (hak memilih pemimpin). Di Surat Almaidah ayat 51 dan 52 sudah menganjurkan dengan terang dan jelas,” katanya. (rel)

Comments

Komentar