Beranda SUMUT Meutya Hafid Sesalkan Diskriminasi Anak Pengidap HIV di Samosir

Meutya Hafid Sesalkan Diskriminasi Anak Pengidap HIV di Samosir

BERBAGI
Meutya Hafid, Anggota DPR RI asal Sumatera Utara dari Partai Golkar.
Meutya Hafid

akses.co – Diskriminasi yang dialami tiga anak pengidap HIV di Desa Nainggolan, Samosir, Sumatera Utara, cukup mengiris hati. Anggota DPR RI asal Sumatera Utara, Meutya Hafid, menyayangkan sikap diskriminatif tersebut.

Diketahui, tiga anak tersebut tersebut dilarang bersekolah karena masyarakat takut akan tertular penyakit serupa. Ketiganya pun juga terancam diusir dari Kabupaten Samosir. Seperti dilansi voaindonesia.com, tiga anak pengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV) dilarang untuk mendapatkan hak pendidikan di PAUD Welipa dan Sekolah Dasar Negeri SDN-2 Nainggolan.

“Saya menyayangkan ada sikap seperti itu. Karena anak-anak itu statusnya adalah korban juga. Hal ini sungguh menyedihkan, karena anak-anak itu tidak tahu apa-apa,” kata Meutya, yang juga Anggota Komisi I DPR RI, Selasa (23/10/2018).

Meutya, menegaskan, sepatutnya anak-anak tersebut tidak didiskriminasi karena hak mereka harus dipenuhi untuk mendapatkan pendidikan. “Itu diatur oleh negara bahkan dunia. Bahwa anak-anak tidak boleh didiskriminasi atau diabaikan haknya untuk mendapatkan pendidikan,” ujar Meutya yang mendapatkan informasi soal ini dari berita yang tersebar media sosial.

Meutya mengatakan, dirinya juga mengapresiasi kerja-kerja pendampingan anak-anak korban HIV yang dilakukan berbagai pihak di Samosir terutama Komite AIDS Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). “Perasaan kita sebagai perempuan dan ibu akan terusik kalau ada anak-anak diganggu. Sekali lagi, ini soal anak-anak, mereka hanya tahu mereka harus sekolah bersama anak-anak lainnya. Bukan malah diasingkan atau diusir,” bebernya.

Meutya menambahkan, dirinya akan mengomunikasikan hal ini ke pihak terkait. Termasuk juga dengan anggota DPR RI asal Sumut II (dapil Samosir). “Saya berharap Komisi Penanggulangan AIDS Sumatera Utara ikut turun membantu anak-anak di Samosir ini,” pungkasnya.(tka/rel)

Comments

Komentar