BATUBARA

Soal Daerah Irigasi Sungai Petani Batubara, DPRD Komisi II ajak P3A dan KTNA Beraudiensi ke Pemprov dan DPRD Sumut

BATUBARA, akses.co – Terkait persoalan Petani Jaringan Irigasi, Daerah Irigasi Sungai, dan Jalan Usaha Tani yang berada di Kabupaten Batubara, Komisi II DPRD Kabupaten Batubara bersama Rombongan perwakilan KTNA, dan Gabungan P3A beserta Perwakilan Kelompok Tani Kabupaten Batubara beraudiensi kepada Pemprv dan DPRD Sumatera Utara.

Audiensi tersebut diterima Oleh H. Dhodi Taher dan Ahmad Hadian selaku Ketua dan Sekretaris Komisi B DPRD Provinsi Sumatera Utara serta Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Dinas PSDA Provinsi Sumatera Utara

Hal tersebut dikatakan Ismar Khomri, SS selaku Kordinator komisi II didampingi M. Ali Hatta Ketua Komisi II DPRD Batuabara usai kegiatan Audiensi di Ruangan Komisi B DPRD Sumatera Utara kepada akses.co melalui pesan WhatsApp nya. Kamis, (04/03/2021)

Dikatakan Ismar, persoalan tersebut sudah menjadi kewenangan dan statusnya berada pada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

“Dan disini kami dari Komisi II DPRD Batubara bersama Kabid Pengairan Dinas PUPR membawa persoalan yang menyangkut para petani yakni persoalan irigasi, jalan usaha tani, jaringan usaha tani, daerah irigasi sungai, dan persoalan kelangkaan pupuk beserta permohanaan bantuan dari Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara untuk para petani di Kabupaten Batubara,” ungkapnya.

Audiensi tersebut diharapkan para wadah petani Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), untuk langsung menyampaikan aspirasinya kepada pihak Pemprov Sumatera Utara, dan aspirasi terkait persoalan kesulitan yang di hadapi para petani di Batubara.

Untuk itu kata Ismar yang juga Ketua Partai Golkar Kabupaten Batubara mengungkapkan bahwa kita bawak mereka ke Dinas Pertanian/ Tanaman Pangan Hortikultura, Komisi B DPRD SUMUT dan Dinas PSDA Provinsi Sumatera Utara agar mendapatkan titik terang persoalan yang dihadapi petani.

Selain itu berdasarkan informasi yang dihimpun bahwa, pada pertemuan itu Dinas Pertanian Sumutera Utara sangat positif dan akan segera menampung aspirasiaspirasi dari petani Batubara, bahkan Dinas Provinsi yang menangani hal tersebut di tahun 2021 ini sudah menganggarkan untuk program-program yang diperuntukkan bagi petani di Kabupaten Batubara seperti bantuan pompanisasi dan bantuan lainnya.

Anggran infrastruktur pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT), dan Jaringan Irigasi Usaha Tani (JITUT) untuk Kabupaten Batubara.

Selain itu dikatakan bahwa dari pihak DPRD Sumatera Utara sangat responsif menyambut serta menerima aspirasi para wadah petani batu bara dan Akan menyampaikan kepada dinas yg terkait utk menampung Aspirasi serta dinas agar rapat menampung dan merealisasikan kegiatan pada program yg di ingin oleh para petani tersebut pada Tahun anggaran P-APBD 2021 dan tahun Anggara APBD 2022.

Sedangkan Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara, menampung aspirasi kumpulan petani Batubara dengan membuat program Kerja Pemerintah Provinsi pada P APBD 2021 dan Pada Tahun Anggaran 2022.

Sedangkan perwakilan KTNA Kabupaten Batubara Gatot Bentoro selaku Ketua Bidang OKK berharap, kiranya terhadap Dinas PSDA Sumut terus tingkatkan perhatiannya terhadap pertanian di Batubara terkait jaringan irigasi tresier ataupun primer yang merupakan cakupan dari kewenangan Pemprov Sumut.

“Dan pembangunan pintu air (DAM) benar benar harus ditinjau keadaan medan (tinggi air) dari hamparan sawahnya. Sebab ini jadi pengalaman seperti bangunan yang ada di desa mekar baru kecamatan datuk tanah datar kami anggap itu merupakan bangunan yang gagal, ungkapnya selaku perwakilan petani di Batubara. (Firs)



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.