SINGKIL

Seorang Nelayan di Aceh Singkil Belum Pulang Melaut, Diduga Akibat Angin Kencang

SINGKIL, akses.co – Salah seorang nelayan Desa Kilangan, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, Dedi Susanto (37) dilaporkan belum pulang melaut sejak kemarin Sabtu 3/4/2021 diduga dilanda angin kencang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Singkil, Muhammad Ichsan, mengatakan menurut laporan masyarakat, Dedi Susanto (37) hilang melaut karena tak kunjung pulang-pulang hingga saat waktu malam senja tiba.

“Dedi Susanto (Nelayan Kilangan) seperti biasa berangkat melaut sekitar pukul 6.30 WIB pagi, kemarin Sabtu pagi 3/4/2021”, Jelasnya.

Dilanjutkannya, dari sungai desa kilangan mengendarai perahunya (robin) dengan tujuan memancing ikan.

Biasanya, tutur dia, Dedi Susanto pukul 18.00 WIB telah kembali melaut kurang lebih pada waktu itu, namun memasuki waktu senja hingga saat ini nelayan tak kunjung kembali dari melaut.

“Kemarin Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB terjadi angin kencang di perairan pesisir laut Singkil hingga ke daratan Singkil”, ungkapnya.

Hingga saat tadi malam, sambungnya, cuaca ekstrim masih dalam keadaan hujan disertai angin kencang sehingga kuat dugaan sebab itulah.

“Pukul 18.30 WIB kemarin satu unit boat nelayan desa kilangan mengarah perairan laut Singkil mencoba melakukan upaya pencarian”

informasi yang dihimpun dari nelayan setempat, sebut Ichsan, nelayan dimaksud melakukan kegiatan memancing ikan di lokasi perairan laut bagian barat singkil hingga di tengah berok.

“Kondisi mutakhir korban diduga dilanda badai masih belum ditemukan”, imbuh Ichsan.

Pihak BPBD, lanjutnya, terus berupaya melakukan koordinasi dan Pelaporan dan akan segera melakukan pencarian. (S.Munthe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.