Sayembara Logo Batubara Dibuka dan Diundur Tanpa Alasan

BATUBARA,akses.co – Syahnan Afriansyah, SH, sosok yang pernah berproses menjadi Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan saat ini adalah kader termuda Kader Golkar Kabupaten Batubara terus menyoroti rencana perubahan logo daerah, serta secara ujuk-ujuk panitia mengundur proses sayembara logo daerah sampai waktu yang tidak ditentukan, menjadi sebuah tanda tanya besar bagi masyarakat kabupaten Batubara.

Ia berujar, ditambah lagi panitia tidak melampirkan alasan mengapa mesti diundur, semakin membuat masyarakat pusing, dan menguatkan anggapan kami, masyarakat bahwa panitia penyelenggara sayembara benar-bebar tidak siap untuk melakukan wacana perubahan tersebut.

“Perubahan logo tersebut bukan agenda main-main yang bisa diagendakan dan diundur seakan-akan ada dugaan panitia penyelenggara menganggap logo daerah merupakan sesuatu yang tidak penting,”Pungkasnya.

Kemudian, belum lagi panitia dinilai tidak becus didalam mempersiapkan jadwal pendaftaran bagi peserta sayembara yang waktunya bentrok dengan waktu pengumuman sayembara, ini menguatkan indikasi bahwa panitia mempermainkan logo daerah Kabupaten Batu Bara yang vital untuk menjadi identitas Kabupaten Batu Bara.

“Maka saya dan masyarakat Batu Bara meminta kepada Bupati Batu Bara untuk membatalkan dan melakukan evalusi kepada oknum panitia penyelenggara sayembara perubahan logo Kabupaten yang dinilai tidak serius didalam melaksakan kegiatan yang sensitif bagi masyarakat kita,”Jelasnya.

Terkahir kata Syahnan, ditambah dalam prosesnya mengabaikan peraturan perundang-undangan yang berlaku didalam mengubah logo Batu Bara dengan tidak melampirkan naskah akademik ke lembaga DPRD Batu Bara, karena jelas PP No. 77 Tahun 2007 menerangkan bahwa logo daerah akan diatur lebih lanjut didalam Peraturan Daerah maka jelas prosesnya harus dibahas di lembaga legislatif melalui rapat-rapat formal DPRD Batu Bara.(Red)

Artikel Terkait