Satpol PP Terapkan Sistem Senyap Dalam Pembongkaran Reklame

akses.co – Satpol PP Kota Medan merubah konsep pembongkaran papan reklame tanpa izin maupun menyalahi aturan yang berdiri di Kota Medan. Hal ini untuk menghindari terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan.

Selain itu, penertiban dilakukan lebih cepat. Kabid Perundang – Undangan Satpol PP Kota Medan, Indra Siregar mengatakan, saat ini penindakan pembongkaran dilakukan sistem senyap. Tidak ada lagi pemberitahuan. Sebab, reklame tanpa izin maupun menyalahi aturan yang berdiri di Kota Medan sudah diberikan peringatan, termasuk membongkar sendiri.

“Jadi, penindakan dilakukan dengan sistem senyap. Tim bergerak tiap malam. Begitu ada yang coba berdiri dan sudah berdiri langsung dibongkar. Pembongkaran lebih mudah, cepat dan lancar. Setiap malam lima unit, termasuk di 13 ruas jalan bebas reklame,” ungkapnya kepada akses.co di ruang kerjanya, Selasa (12/12/2017).

Dia menjelaskan, pembongkaran papan reklame liar maupun menyalahi izin terus berlangsung. Untuk itu dia meminta bagi pemilik papan reklame yang menyalahi izin maupun tanpa izin untuk membongkar sendiri sebelum ditindak pihaknya.

Mengingat, apabila dibongkar Satpol PP, maka kontruksi reklame di sita. Tidak bisa dikembalikan. Maka, jelas para pengusaha akan bertambah rugi. “Reklame menyalahi aturan maupun tidak punya izin hanya menunggu waktu saja. Untuk itu sebelum petugas membongkar, maka diharapkan untuk bongkar sendiri,” tambahnya. (eza)

Artikel Terkait