SINGKIL

Santuni Anak Yatim, Pemuda Sidorejo Aceh Singkil Juga Launching Program Sedekah Sehari Seribu

SINGKIL, akses.co – Pemuda Kampong Sidorejo, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil menyantuni sebanyak tiga puluhan anak yatim di Desa itu.

Kegiatan itu berlangsung di Masjid Al- Maghfirah, Kampong Sidirejo, dan juga hadiri perangkat Kampong itu, Sabtu (1/5/2021).

Salah seorang pemuda dan juga inisiator kegiatan tersebut, Sugiarto mengatakan bahwa kegiatan itu dilakukan dengan tujuan berbagi dan memberi sedikit kebahagiaan kepada para anak yatim tersebut.

“Cukup banyak dalil yang menjelaskan tentang mengayomi anak yatim di dalam Al-Qur’an dan Al – Hadist niscaya surga di tempatnya”, jelas Sugiarto.

Sugiarto menyebutkan, Itulah yang menjadi motivasi para pemuda untuk berbuat yang terbaik untuk anak anak yatim.

Disebutkannya bahwa program tersebut hasil diskusi pemuda dusun I bagian keagamaan untuk mencoba melakukan program yang terbaik.

Yakni melaunching One Day One Thousand atau dengan bahasa lain sehari seribu.
Temannya ‘Barokah dan Sedekah’, sambungnya.

“Dusun I ada sekitar 200 Kepala keluarga (KK), anggap saja 150 KK saja yang ikut program ini maka pertahunnya tabungan kita untuk anak Yatim Rp 45 Juta”

Saya yakin, lanjutnya, ini tidak terlalu memberatkan masyakarat cara kita untuk bersedekah ini.

“Namun jika merasa di beratkan jangan di paksakan”, Tegasnya.

Sugiarto menjelaskan, sistem pelaporannya juga teransparan pertama panitia melaporkan kepada dewan pengawas pengumpulan dana setiap bulan sekali dengan melaporkan format pengutipan print out rekening koran.

“Kemudian panitia mencatat setiap bulan di papan pengumuman di masjid, dan terakhir panitia dewan pengawas boleh melakukan audit keuangan secara random atas laporan keuangan itu”, tuturnya.

Untuk sementara, kata dia, konsep yang pemuda tawarkan yaitu pada poin pertama menanggung kebutuhan sehari – hari beras anak Yatim lima bambu perbulan.

“Sisa dana pada poin satu akan di buka pada bulan Ramadhan untuk dibagikan”, paparnya.

Dalam acara tersebut, Sugiarto berharap agar warga dapat membuang ego sektoral atau ego kelompok di Desa .

“Mari kita Santuni anak Yatim karena mereka adalah tanggungjawab kita semua”, imbuhnya.

Saat konfirmasi setelah kegiatan tersebut, Sugiarto mengatakan launching program tersebut masih sebatas wacana.

“saya lihat tadi warga cukup tertarik dan semoga banyak yang bergabung nantinya”, Harap Sugiarto yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil itu. (S.Munthe)




Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.