MEDAN

Rumah Wartawan Disatroni Maling Korban Minta Polsek Percut Periksa Rekaman CCTV

MEDAN, akses.co – Rumah Sozato Gea, yang berada di Jalan Pinguin Raya II, Perumnas Mandala, Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang disatroni kawanan maling, Sabtu 16 Januari 2021.

Akibat dari aksi maling itu, pria berusia 36 tahun kehilangan Satu unit sepeda motor Satria F BK 6091 AFZ, satu unit Handphone Samsung Galaxy J7 dan dompet berisi uang Rp 500 ribu. Selain itu, satu buah celengan yang berisi Rp 1 juta dan sejumlah dokumen penting.

Diceritakan Sozato kepada awak media, Sabtu 30 Januari 2021 mengaku bahwa kawanan maling masuk kerumahnya ketika dia dan istrinya sedang tidur didalam kamar.

Dia heran, maling menggasak harta bendanya dalam tempo satu malam. Maling itu juga telah merusak gembok pintu pagar teras dan membuangnya. Selain itu, korban juga baru mengontrak dirumah itu.

“Banyak pertanyaan dalam benak saya, saya baru mengontrak dirumah ini, sekitar bulan Oktober 2020. Sebelum kejadian, saya sudah mengembok pagar teras dan pintu rumah. Setelah saya gembok, lalu saya letakkan kunci pintu rumah saya di atas meja bersamaan dengan kunci sepeda motor, satu unit HP dan dompet. Setelah saya terbangun, semua harta benda saya sudah tidak ada dan pintu rumah serta pintu teras sudah dalam posisi tidak terkunci. Kunci pintu rumah yang ada diatas meja juga telah dibawa oleh maling itu. Setelah itu barulah saya buat laporan ke Mapolsek Percut Sei Tuan,” tuturnya.

Sozato yang merupakan Jurnalis (Wartawan) Online, mengaku heran, sebab maling itu masuk kerumah tanpa ada merusak pintu rumah. Selain itu, gembok pagar teras rumah juga tidak ditemukan.

“Saya sudah mengunci pagar teras dan pintu rumah, lalu kunci pintu saya letakkan diatas meja diruang tamu. Maling masuk kerumah tanpa merusak pintu rumah, apakah malingnya sudah menduplikatkan pintu rumah ini?, ” ungkapnya menduga.

Dugaan itu muncul bukan tanpa alasan. Karena maling menggasak harta bendanya tanpa ada merusak pintu rumah. Selain itu, dia juga meminta agar polisi mengungkap kasus ini.

“Ada kamera CCTV diseputaran lokasi, saya minta polisi mengecek rekaman CCTV itu, mudah mudahan disitu terlihat jelas sosok orang yang masuk kerumah saya. Semoga kasus ini segera terungkap. Total kerugian saya mencapai Rp 20 juta,” sebutnya.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Percut Sei Tuan, Inspektur Satu JH Panjaitan ketika dikonfirmasi wartawan mengaku akan menindaklanjuti laporan korban.”Terima kasih, akan kami tindaklanjuti,” ujarnya.(Han)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.