MEDAN

Rudi Alfahri: Penyerangan Terhadap Ulama Harus di Proses Secara Hukum

MEDAN, akses.co – Anggota DPRD Sumut Rudi Alfahri, minta penegak hukum untuk memproses penyerangan terhadap ulama, hal ini diutarakannya, terkait penyerangan terhadap ustadz/ ulama yang akhir-akhir ini sering terjadi, yang pelakunya diklaim Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).

Sebaiknya di proses dahulu baru bisa di sampaikan apakah pelakunya orang dalam gangguan jiwa atau tidak, agar kenyamanan kita selama ini tetap terjaga dengan baik.

“Ada oknum-oknum yang melakukan kekerasan khususnya terhadap ulama umat Islam, itu orang gila, lalu ada pembiaran yang kita lihat, seperti itu, justru itu saya sangat-sangat kecewa, kita minta harus diproses hukum”.ujar Rudi Alfahri, usai Paripurna DPRD Sumut, kemarin, di gedung dewan Jalan Imam Bonjol.

Diketahui dan tersebar luas dalam pemberitaan media cetak dan elektronik beberapa hari lalu, berbagai kejadian di daerah yang menimpa ulama/ ustadz, seperti, Tanggerang Banten, ustadz Armand alias Alex tewas di tembak saat pulang dari sholat Maghrib.

Dan yang terjadi di kepulauan Riau, beberapa hari lalu, di Masjid Baitus Syakur Batam, ustadz Abu Syahid Chaniago diserang saat ceramah, pelaku langsung diamankan jemaah, anehnya, dugaan sementara, pelaku sempat mengaku komunis, adalah Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ), dan beberapa kejadian lainnya.

Menyikapi kejadian-kejadian tersebut, Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PAN ini, juga menghimbau kepada para ulama, khususnya di daerah pemilihannya Binjai- Langkat, untuk lebih waspada, dan bukan para ulama saja, katanya, termasuk juga jemaah yang mengikuti ceramahnya, agar kejadian tidak terulang kembali, pungkas Rudi Alfahri, tutupnya. (Han)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.

Baca juga Yuk!
Back to top button

Adblock Terdeteksi

Halo pengunjung setia akses.co, Kamu terdeteksi menggunakan Pemblokir iklan pada akses.co, Mohon dimatikan terlebih dahulu untuk mendukung akses.co agar selalu konsisten menyajikan berita terbaru dan teraktual hanya untuk anda. Terima Kasih.