ADVERTORIAL

Ribuan Tanaman Sawit Mati, PTPN II Akui Kurang Merawat

MEDAN, akses.co – Ribuan tanaman sawit milik PT Perkebunan Nusantara II (PTPN II) di Afdeling III Penara, Kebun Tanjung Garbus Pagar Merbau, Deliserdang mati. PTPN II akui kurang merawat tanaman dan juga hama.

Berdasarkan pantauan dilokasi, terlihat pohon sawit mati dan sudah ada beberapa dilakukan penyisipan atau tanam ulang. Selain mati, tanaman muda sawit tersebut juga terkesan tidak terawat hal itu terlihat dengan adanya rumput liar, sehingga tampak arealnya semak.

Menanggapi hal itu, Asisten Tanaman Afdeling III Penara, Kebun Tanjung Garbus Pagar Merbau PTPN II, R. Silalahi kepada wartawan di lokasi areal tanaman muda, Selasa (10/11) mengakui adanya ribuan pohon sawit mati diantaranya karena kurang perawatan.

“Penyebab matinya, mungkin bisa saja mungkin kurang pas rotasi perawatan atau bagaimana hingga ada yang kerdil dan ada juga yang dimakan tikus,” ujar R. Silalahi.

R. Silalahi menyebutkan, dirinya baru saja menjabat sebagai Asisten Tanaman Afdeling III Penara pada Januari 2020 ini dan untuk tanaman sawit itu sudah dilakukan sejak tahun 2018. Dengan luas berjumlah kurang lebih 114,25 hektar lokasi Afdeling III Penara, Kebun Tanjung Garbus Pagar Merbau.

Dengan matinya ribuan pohon sawit itu, R. Silalahi pun menyebutkan, bahwasanya dirinya pada bulan Juni dan Agustus 2020 sudah mengajukan untuk dilakukan penyisipan dan ada realisasi sebanyak 1.671 pohon dilakukan penyisipan. “Yang sudah kita sisip ada 1.671 pohon. Namun kebutuhan yang kita tanam lagi kurang lebih 5.400 pohon,” sebutnya.

Langkah-langkah untuk menggantisipasi matinya kembali pohon sawit tersebut, dimasa R. Silalahi menjabat, dia pastikan dengan berkomitmen agar merawat sepenuhnya yang masih hidup tersebut. “Untuk sekarang kita coba untuk merawat yang ada ini. Dan menghitung secara detail lagi beberapa pohon lagi yang mau disisip untuk pemadatan dan mengganti yang kosong dan yang mati. Kita tetap berusaha,” sebutnya. (Manahan. D)

Lihat selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.