POLITIK

Relawan GPPFM Dampingi Cucu Pendiri Kota Medan Serahkan Formulir Pendaftaran Balon Walikota ke PDIP

MEDAN, akses.co – Cucu Guru Patimpus, Sidarta S Pelawi menyerahkan formulir pendaftaran penjaringan Bakal Calon (Balon) Walikota Medan ke Sekretariat PDIP di Jalan Sekip Baru No 26 Medan, Sabtu (14/9/2019). Sidarta S Pelawi didampingi puluhan relawan Guru Patimpus Pelawi For Medan (GPPFM).

Formulir pendaftaran penjaringan Sidarta S Pelawi diterima Wakil Sekretaris Internal sekaligus Tim Penjaringan DPC PDIP Kota Medan, Jansen Sihaloho.

Di sela-sela penyerahan formulir pendaftaran, Sidarta S Pelawi mengatakan dirinya beserta perwakilan relawan GPPFM menyerahkan persyaratan pendaftararan sesuai dengan konstitusi dan UU di Indonesia seperti yang diaturkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Hari ini saya datang sebagai cucu Guru Patimpus pendiri Kota Medan. Keterpanggilan saya tidak hanya karena moyang kita sebagai pendiri Kota Medan, tetapi juga terpanggil untuk memimpin Kota Medan. Tentunya sesuai UU harus punya kriteria politik dan saya salah satu kader PDIP dan mendaftar hari ini setelah melengkapi administrasi yang dibutuhkan,” ujarnya.

Terkait visi misinya, Pelawi mengatakan maju menjadi Medan Satu dengan alasan ada tiga hal besar yang harus dibangun. Yakni memperbaiki Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada.

Karena Kota Medan terkenal dengan orang-orang yang pintar. Seharusnya bisa membangun Medan karena SDM yang handal dan bisa maju lebih cepat.

Kemudian sumber daya keuangan. Karena Kota Medan memiliki potensi pajak yang besar seperti iklan, PBB dan lainnya.

Perbaikan pendapatan pajak Kota Medan itu akan menjadi prioritasnya. Karena bagaimanapun, pembangunan akan berjalan lancar kalau ada anggaran dan SDM yang handal.

“Banyak pembangunan dan perbaikan yang menanti, seperti perbaikan drainase, jalan dan lainnya,” sebutnya.

Kota Medan Harus Dikembangkan secara Sistematis

Selain itu, Kota Medan harus dikembangkan secara sistemik, yaitu mencegah  generasi milenial jangan sampai mereka tersesat karena menyalahgunakan Narkoba dan kejahatan lainnya. Pihaknya akan bekerjasama dengan badan-badan terkait secara efektif.

Sidarta menyebutkan, dia bersama 14 etnik yang ada akan bergandengan tangan membangun Kota Medan.

“Saya anak Medan dan cucu dari pendiri Kota Medan. Saya ingin mengajak anak Medan bersama-sama untuk membangun kota ini. Stop korupsi. Karena korupsi itu menyedot darah rakyat. Apapun caranya harus kita lakukan secara bersama-sama. Intensif, income dan sistem penggajian para aparatur dan pejabat akan diperbaiki dengan tujuan meminimalisir korupsi,” pungkasnya. (din)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.