BATUBARA

RDP Bersama DPD KNPI Batubara Persoalan Ikan Mendadak Mati Batal Terlaksana

BATUBARA, akses.co – Terkait persoalan Bencana Ekologi di perairan Pantai Kuala Indah Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara pada (20/04) lalu, DPD KNPI Kabupaten Batubara meminta DPRD untuk menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk menindak lanjuti persoalan tersebut.

Alhasil setelah dijadwalkan dini hari Selasa, (06/07/2021) berdasarkan surat undangan DPRD Batubara dengan tupoksi kerja Komisi I bersama DPD KNPI Batubara melalui Kelompok Kerja (Pokja) Pemuda Peduli Lingkungan meminta DPRD Batubara untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) batal terlaksana.

Sebelumnya, Pokja Pemuda Peduli Lingkungan DPD KNPI Batubara telah mengirimkan surat permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPRD Batubara yang isinya meminta DPRD Batubara untuk melaksanakan RDP yang menghadirkan beberapa pihak diantaranya PT Inalum, Dinas LHKP Batubara, dan Dinas Kelautan dan Perikanan Batubara.

Saat ditemui di halaman DPRD Kabupaten Batubara, Ketua Pokja Pemuda Peduli Lingkungan DPD KNPI Batubara mengatakan bahwa RDP di undur dan dijadwalkan ulang.

“Tertanggal 5 Juli permohonan RDP kita telah dikabulkan oleh DPRD Batubara, telah dijadwalkan RDP digelar hari ini (6/7) pukul 10.00 Wib. DPRD Batubara juga telah memanggil pihak pihak terkait. Namun RDP di undur dan dijadwalkan ulang karena ada kesalahan Scadhule Komisi I DPRD Batubara,” ungkap Asro Hasibuan.

Asro juga mengatakan bahwa RDP ini pasti akan dilaksanakan, kita hanya menunggu kesiapan Komisi I DPRD Batubara.

“Pasti di laksanakan, cuma kita harus menunggu kesiapan abang-abang DPR kita,” cetusnya.

Terkait batalnya RDP tersebut saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp nya Ketua Komisi I DPRD Batubara Azhar Amri mengungkapkan bahwa, bukan tanpa disengaja dibatalkan namun tidak hadirnya Ketua DPRD yang seharusnya memimpin rapat berhalangan sakit.

“RDP semula dijadwalkan yang memimpin langsung adalah Ketua Dewan, namun tidak disangka pagi harinya Ketua mendadak sakit sehingga RDP kita tunda untuk dijadwalkan ulang,” ungkapnya.

Sebagai informasi terkait persoalan bencana Ekologi di perairan Pantai Kuala Indah Kecamatan Sei Suka berdasarkan hasil uji lab dari air laut muara sungai Pantai Datuk yang diterbitkan oleh Laboratorium Sucofindo Medan yang dikeluarkan Dinas LHKP bahwa, adanya beberapa parameter yang melebihi baku mutu dari yang ditetapkan (kandungan nitrat, deterjen dan timbal). Sedangkan kualitas air sungai sesuai kelasnya tidak mengalami perubahan.

Dan menunjukkan bahwa adanya pencemaran limbah B3 yang menyebabkan ribuan ikan mati. (firs)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.