NEWS

Puluhan Rumah Terendam, ‘Tetangga’ Pak Soekirman Bupati Sergai Komplain Jadi Langganan Banjir

Serdang Bedagai, akses.co – Setiap turun hujan deras puluhan rumah warga yang letaknya persis di depan Kantor Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Desa Firdaus Kec. Sei Rampah selalu jadi langganan banjir. Hujan yang turun, Selasa (29/9), membuat puluhan rumah teremdam banjir.

Salah seorang warga, Solo Edward Pasaribu, mengatakan, setiap hujan pasti puluhan rumah di depan Kantor Bupati Sergai banjir, dan hari ini ketinggian air akibat banjir setinggi lutut orang dewasa.

“Malu kita pak, setiap hujan turun, rumah warga disini langsung dihantam banjir. Padahal ini sudah Kabupaten, selama masih Kecamatan saja kami tidak pernah kebanjiran. Kok malah semenjak ini Sergai jadi Kabupaten, kami malah sering kebanjiran,” kata Edward kesal.

Menurutnya, hal yang paling membuat miris ialah karena puluhan rumah yang banjir ini persis di depan Kantor Bupati dan Rumah Dinas Bupati Soekirman. “Terkadang saat ada tamu dari luar kota dan melihat kondisi rumah kita kebanjiran, apa tidak makin malu kita rasanya,” ucapnya.

Menurutnya, sampai saat sekarang ini belum ada solusi dari pemerintah terkait permasalahan banjir.

Katanya, banjir terjadi akibat parit yang tersumbat di beberapa titik, sehingga air tidak lancar mengalir. Dari dulu hingga sekarang warga disini sangat berharap agar pemerintah bisa mencari solusinya sehingga bencana banjir ini tidak terus terjadi setiap hujan turun deras.

“Besar harapan kami pak, siapapun nantinya yang terpilih dalam Pilkada Sergai ini, mau melihat serta mendengarkan setiap permasalahan warga nya. Seperti kami disini, yang kerap jadi langganan banjir bertahun tahun setiap hujan turun, apa lagi kami pemukimannya pas di depan Rumah Dinas Bupati. Seogiayanya jadi perhatian khusus,karena ini wajah dari Pemkab Serdang Bedagai,” tutupnya (Manahan.D)

Lihat selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lihat Juga
Close
Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.