AKSESNESIA

Proses Penerimaan Murid SD Tidak Boleh Melalui Tes

akses.co – Selama ini masih banyak pihak sekolah, khususnya Sekolah Dasar (SD) sederajat yang keliru dalam proses penerimaan murid baru. Soalnya, tidak sedikit SD yang membuat tes masuk dalam proses penerimaan murid baru. Padahal, hal itu dilarang di dalam Peraturan Daerah (Perda).

Khusus di Kabupaten Deli Serdang telah menerbitkan Perda Nomor 05 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

Di dalam pasal 24 Perda 05 tahun 2012 itu menyebutkan bahwa proses penerimaan murid SD sederajat tidak ditentukan melalui proses tes baca, tulis dan berhitung. Melainkan berdasarkan usia murid tersebut.

“Berdasarkan Perda itu, murid SD yang layak diterima berusia minimal 6 tahun. Jadi, kalau ada pihak sekolah, khususnya SD yang membuat tes baca,tulis dan berhitung, laporkan ke saya. Karena itu sudah dilarang di Perda ini,” ungkap anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang, Mara Jaksa Harahap saat mensosialisasikan Perda Kabupaten Deli Serdang Nomor 05 Tahun 2012 di komplek Grand Algeria, Tembung, Sabtu (18/08/2017) malam.

Selain itu, Mara Jaksa Harahap menambahkan di dalam Perda itu juga disebutkan bahwa kurikulum Taman Kanak-kanak (TK) hanya bermain dan tidak dibenarkan untuk menerapkan kurikulum belajar membaca dan berhitung.

“Pasal 20, TK dan Paud, peserta didiknya berusia 4 sampai 6 tahun dan muatan kurikulumnya hanya bermain. Sedangkan belajar membaca, menulis dan berhitung baru dipelajari saat masuk SD,” ujar politisi dari Fraksi PKS itu.

Tujuannya agar para peserta didik, khususunya murid TK dan SD tidak terlalu merasa tertekan dan dibebani saat duduk di bangku sekolah. “Namanya juga anak-anak, itu masanya untuk bermain. Biarkan dulu mereka menikmati masa anak-anaknya,” pungkasnya. (din)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.

Baca juga Yuk!
Back to top button

Adblock Terdeteksi

Halo pengunjung setia akses.co, Kamu terdeteksi menggunakan Pemblokir iklan pada akses.co, Mohon dimatikan terlebih dahulu untuk mendukung akses.co agar selalu konsisten menyajikan berita terbaru dan teraktual hanya untuk anda. Terima Kasih.