ADVERTORIAL

Prihatin Atas Meninggalnya Gadis Aurora di Duga Tidak Wajar, Dedi Wahyudi: Usut Tuntas Kasus Ini

MEDAN, akses.co – Kepergian Gadis Aurora (1,5) yang meninggal disebut-sebut diduga atas kelalaian orangtuanya, menjadi perhatian para Dermawan yang menyumbangkan sebagian rejekinya, untuk kesembuhan Gadis malang itu.

betapa tidak, meninggalnya Aurora menjadi cerita sedih dan duka mendalam, bagi keluarga dan masyarakat yang mendengar khabar, bahwa Gadis Aurora meninggal diduga atas kelalaian orangtuanya sendiri, para Dermawan yang menyumbangkan sebagian rejekinya pun angkat bicara.

Salah satunya, Dedi Wahyudi SE, seorang tokoh masyarakat yang sangat Dermawan, merasa prihatin dan sedih, ketika mendengar cerita Gadis Aurora yang malang itu, dan pernah membantunya, dia meminta kepada pihak kepolisian, untuk mengusut tuntas kasus ini.

Dedi Wahyudi, merasa heran, kenapa seorang ibu tega memperlakukan anaknya tidak wajar, pada saat dalam keadaan sakit, dan dirawat di rumah sakit, belum lagi sembuh, sudah keluar dari rumah sakit dimana Gadis Aurora itu dirawat, dan terakhir hingga ke para normal.

Gadis Aurora malang ini berpindah-pindah berobat ke rumah sakit, dengan alasan bermacam-macam, seolah mencari belas kasihan dan keuntungan dari orang lain, mirisnya lagi, tega meninggalkan almarhum sampai dua jam, saat suaminya datang menemui ibu gadis malang itu, pertanyaannya, kenapa mereka begitu tega meninggalkan Aurora begitu saja, apakah benar mereka orangtua Gadis Aurora…???.

Sambung Dedi, jangan-jangan kita menduga, itu bukan ibu kandung Aurora, begitu juga sang Ayah, bahkan berhembus khabar, kedua orangtua Gadis malang yang mengontrak di Pasar:5 Tembung Gg.Mentimun 7 Kec Percut Sei Tuan, kini sudah ditangani pihak kepolisian Polsek Percut Sei Tuan, bila perlu tes urine.

Kita berharap, kasus ini dapat diusut tuntas, kita juga sangat mengapresiasi langkah pihak kepolisian dalam menangani kasus meninggalnya Gadis Aurora, yang mengidap sakit radang otak, yang sempat viral di medsos dan pemberitaan beberapa waktu lalu, sehingga mengundang perhatian para dermawan, kata Dedi Wahyudi, Senin (9/11/20).

Kami berdoa, semoga Allah SWT melapangkan alam kuburnya Gadis Aurora, ditempatkan pada tempat yang sebaik-baiknya (surga), selamat jalan nak.., semoga engkau tenang disana, Amin, ungkap Dedi Wahyudi Ketua Umum DPP Lembaga Tipikor Indonesia, bernada haru. (Han)

Comments
To Top