Beranda POLITIK Pemaparan Anggaran Disdik Dinilai “Tak Jelas”

Pemaparan Anggaran Disdik Dinilai “Tak Jelas”

BERBAGI
Aggota Pansus RAPBD 2019, Anton Pangabean. (Foto istimewa)
Aggota Pansus RAPBD 2019, Anton Pangabean. (Foto istimewa)

akses.co – Akibat tak memiliki data yang lengkap dalam mengajukan anggaran, Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kota Medan 2019 ‘usir’ Plt Dinas Pendidikan (Disdik) Medan, Ramlan Tarigan dan rombongan dari ruang Banggar, tempat digelarnya rapat pembahasan R-APBD tersebut, Rabu (14/11/2018).

Anggota Pansus R-APBD 2019 Kota Medan, Anton Panggabean mengungkapkan pengusiran Ramlan Tarigan disebabkan Pansus R-APBD menilai banyaknya program di Dinas tersebut yang ‘tidak jelas’ seperti pengadaan perlengkapan sekolah siswa miskin Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar Rp 7,1 Miliar lebih, pengadaan media pembelajaran di kelas sebesar Rp 4,7 Miliar lebih, pengadaan peralatan pendidikan IPA untuk SD sebesar Rp 1,35 Miliar lebih.

“Mereka tak mampu merinci ke sekolah mana aja didistribusikan anggaran itu,” ungkap Anton usai rapat pembahasan RAPBD bersama Disdik Medan.

Selain itu, politisi dari Fraksi Demokrat itu menambahkan anggaran-anggaran tak jelas lainnya yang dipaparkan saat rapat pembahasan RAPBD itu yakni rehabilitasi, RKB, Peningkatan Mutu sumber DAK SD sebesar Rp 2,8 Miliar lebih serta Rehabilitasi, RKB, Peningkatan Mutu sumber DAK SMP sebesar Rp 2,5 Miliar lebih.

“Pada prinsipnya banyak anggaran yang diusulkan itu tidak merinci.Sehingga kami meminta mereka memperbaiki usulan anggaran di APBD 2019 mendatang,” ungkap anggota Komisi B DPRD Kota Medan.

Anton menambahkan pengganggaran yang dilakukan oleh Disdik Kota Medan bersifat gelondongan tanpa ada rincian kemana saja anggaran itu digunakan.

Plt Kadisdik Medan, Ramlan Tarigan ketika dijumpai sesaat sebelum meninggalkan ruang rapat tersebut menyebutkan kalau Pansus R-APBD 2019 meminta Disdik Medan merinci program dan kegiatan yang akan dianggarkan di APBD 2019.

“Iya, ada banyak perbaikan kata Pansus,” ungkapnya sambil meninggalkan ruang Banggar. (din)

Comments

Komentar