Beranda POLITIK Keterwakilan Perempuan di Parlemen Harus Lebih Banyak

Keterwakilan Perempuan di Parlemen Harus Lebih Banyak

BERBAGI
Ketua Fraksi Golkar DPRD Medan, Ilhamsyah (tengah) berfose bersama pengurus KPPI Medan di ruang Fraksi Golkar, lantai 4 gedung DPRD Kota Medan, Rabu (31/01/2018). (akses.co/ist)
Ketua Fraksi Golkar DPRD Medan, Ilhamsyah (tengah) berfose bersama pengurus KPPI Medan di ruang Fraksi Golkar, lantai 4 gedung DPRD Kota Medan, Rabu (31/01/2018). (akses.co/ist)

akses.co – Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Medan, Ilhamsyah memberi dukungan kepada kaum perempuan yang tergabung dalam Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) agar lebih banyak berjuang di bidang politik, khususnya di parlemen.

“Pada prinsipnya saya mendukung penuh agar lebih banyak perempuan berjuang di Parlemen. Soalnya, selama ini keterwakilan perempuan di parlemen terutama di DPRD Kota Medan masih minim, belum mencapai keterwakilan 30 persen,” ungkap Ilhamsyah saat menerima audiensi Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) di ruang Fraksi, lantai 4 gedung DPRD Kota Medan, Rabu (31/01/2018).

Ilhamsyah menambahkan dengan keterlibatan perempuan dalam politik, maka akan lebih banyak yang memperjuangkan aspirasi hak-hak perempuan.

Ilhamsyah pun mengajak kepada organisasi perempuan untuk bersama-sama membuat politik menjadi menarik bagi perempuan.

“Insya Allah, aspirasi perempuan bisa terwakili, bila lebih banyak jumlah perwakilan perempuan di parlemen,” ungkapnya.

Sekretaris KPPI Medan,nYusnizar mengungkapkan KPPI merupakan organisasi perkumpulan perempuan lintas Partai Politik (Parpol).

Tujuan KPPI melakukan audiensi ke DPRD Kota Medan untuk menyampaikan aspirasi mereka mengenai keterwakilan perempuan di parlemen serta rencana untuk menggelar pelantikan KPPI 14 Februari 2018 mendatang.

“Organisasi ini memang terdiri dari berbagai perempuan yang sudah memiliki partai politik.Tapi kami ingin memberikan pendidikan politik kepada perempuan sehingga perempuan itu diperlukan jadi tidak dianggap bahwa dia hanya hidup di wilayah domestik saja,” ungkapnya. (din)

Comments

Komentar