Beranda POLITIK Kapolsek Minta 4 TPS di Cemara Asri Dipindahkan

Kapolsek Minta 4 TPS di Cemara Asri Dipindahkan

BERBAGI

akses.co – Tim pemenangan Cagubsu nomor urut satu Edy Rahmayadi dan Musa Rajeckshah (Eramas) keberatan dan mempertanyakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) 5, 6, 7, 8 Desa Sampali, Deliserdang yang sebelumnya berada di dalam komplek dipindahkan ke luar komplek.

Keberatan itu disampaikan sesuai surat konfirmasi yang diajukan Tim Eramas, Jumat (1/6), terkait pemindahan TPS di Komplek Perumahan Cemara Asri. Surat ini ditembuskan Tim Eramas ke KPU, Bawaslu, Panwaslu dan segala unsur yang terkait.

Ketua Tim Kampanye Eramas Ir. H. Heri Utomo didampingi sekretaris H. Sandri Alamsyah Harahap sangat minta kejelasan mengapa dipindahkan. “Kami minta kejalasan yang sebenar-benarnya, ini untuk menjamin kepastian hak-hak masyarakat selaku warga negara umumnya serta masyarakat pemukiman komplek Cemara Asri pada khususnya, sebab awal ditempatkan TPS di dalam komplek Cemara Asri agar warga komplek lebih dimudahkan dalam memilih sehingga jumlah pemilih lebih banyak,” ujar Heri Utomo.

Tim Eramas mengharapkan kejelasan informasi dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). “Agar kami dapat menggunakan hak-hak kami ataupun langkah-langkah hukum dalam penanganan hal ini,” ujarnya.

Kapolsek yang Minta TPS Dipindah

Sementara itu Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Sampali Sidik Mahadi membenarkan itu. Dia menceritakan rencana pemindahan TPS sudah terjadi sejak sebelum puasa. Saat itu, katanya, Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri datang dan menanyakan di mana keberadaan TPS 5, 6, 7, 8 Desa Sampali.

“Saya bilang di dalam komplek Cemara Asri, dia langsung meminta agar segera memindahkan TPS itu ke luar komplek. Katanya demi menjaga keamanan, informasi tersebut katanya ia dapatkan dari Badan Intelejen Negara (BIN),” ujar Sidik.

Setelah mendapat keterangan dari Kapolsek, Sidik menjelaskan tujuan ditempatkannya TPS di dalam komplek dari pengalaman yang sudah-sudah agar warga Cemara Asri lebih gampang memilih dan lebih banyak pemilih yang datang ke TPS, sedangkan di dalam komplek saja tidak banyak yang memilih apalagi di luar.

“Namun pak Kapolsek bersikukuh untuk memindahkan TPS tesebut dan sambil berkata, nanti kalau di dalam terjadi keributan, apa Anda bisa menjamin keamanannya,” ujar Sidik menirukan Faidil Zikir.

“Akhir nya saya menurut saja, toh itu memang wewenang pihak kepolisian menjaga keamanan,” tambah Sidik.
Setelah kedatangan Kapolsek Percut Sei Tuan, berselang beberapa hari kemudian Kapolrestabes Medan, Camat Medan Tembung, Camat Percut Sei Tuan, Danramil dan perangkat lainnya datang ke lokasi di luar Komplek Cemara Asri untuk menentukan tempat pengganti TPS yang sebelumnya berada di dalam komplek.

“Alhasil ditentukan TPS 5, 6, 7, 8 yang baru. Untuk TPS 5 berada di depan Masjid Al-Musanif sedangkan untuk 6 dan 7 di dekat gerbang komplek Cemara Asri begitu juga dengan TPS 8 tidak jauh dari Komplek Cemara Asri,” ujarnya. (rel)

Comments

Komentar