Beranda POLITIK JR Saragih, Kader Pertama yang Diusung Partai Sendiri jadi Cagub

JR Saragih, Kader Pertama yang Diusung Partai Sendiri jadi Cagub

BERBAGI
JR Saragih, Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Bupati Simalungun. (int)
JR Saragih, Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Bupati Simalungun. (int)

akses.co – Partai Demokrat telah secara resmi mengusung Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, JR Saragih maju menjadi Bakal Calon Gubernur Sumatera Utara di 2018.

Hal ini menjadikan JR Saragih sebagai kader sekaligus ketua partai pertama yang diusung partai sendiri untuk Pilgubsu 2018.

Kondisi ini menjadikan Partai Demokrat sebagai partai yang bisa disebut lebih berani dibandingkan partai politik lainnya dalam menghadapi Pilgubsu. Diketahui, sampai saat ini belum ada partai politik yang secara resmi mengusung kadernya di Pilgubsu kecuali Partai Golkar. Berbeda dengan Partai Demokrat, partai berlambang beringin ini, menjadikan ketua partainya sebagai calon Wakil Gubsu, orang nomor dua.

Rencananya, setelah keluarnya surat putusan tersebut, JR Saragih akan melakukan rapat koordinasi untuk memutuskan siapa yang mendampinginya maju di Pilgub mendatang

Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumut, Meilizar Latif, mengatakan, setelah mendapatkan surat keputusan dari Partai Demokrat ini, maka pihaknya melakukan rapat koordinasi guna menentukan wakilnya. “Jika dilihat dari waktunya, maka Januari 2017 Bapak JR Saragih akan mendeklarasikan wakilnya,” ucap Meilizar, Jumat (8/9/2017).

Menurutnya, dalam menentukan pasangan maka Partai Demokrat sangat berhati-hati dalam memilih pasalnya kemenangan Demokrat merupakan kemenangan masyarakat Sumatera Utara. “Semua kan ada prosesnya, jadi dalam menentukan wakil dari Bapak JR Saragih tidak boleh tergesa-gesa,” lanjutnya lagi.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPD Demokrat Sumatera Utara Tahan Manahan Panggabean mengatakan untuk menentukan wakil JR Saragih otomatis Partai Demokrat harus mencari koalisi atau partai lainnya demi memenuhi jumlah kursi yang ada di Sumatera Utara.

“Partai Demokrat itu kan 14 kursi, sementara kursi yang dibutuhkan sebanyak 20 kursi jadinya harus mencari partai yang lain demi memenuhi kuota yang ada,” bebernya. (rur/rel)

Comments

Komentar