Beranda POLITIK Gop-Djoss Resmi jadi Relawan Djarot-Sihar

Gop-Djoss Resmi jadi Relawan Djarot-Sihar

BERBAGI
Gop-Djoss saat diresmikan jadi Relawan Djarot-Sihar di Medan, beberapa waktu lalu. (istimewa)
Gop-Djoss saat diresmikan jadi Relawan Djarot-Sihar di Medan, beberapa waktu lalu. (istimewa)

akses.co – Relawan Gerakin Orang Pilih Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Gop-Djoss) resmi terdaftar sebagai bagian dari pemenangan Pasangan Calon (Paslon) di Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Utara 2018, Jumat (23/02) lalu. Program turun ke masyarakat pun segera berjalan dengan pendekatan 5S.

Ketua Relawan Gop-Djoss Sumut John Lamalo mengungkapkan pihaknya telah mendapat mandat dari Koordinator Tim Pemenangan pasangan Djarot-Sihar, Riki Sitorus di ruangan VIP, sekretariat tim kampanye di Jalan Cipto Medan.

Pemberian mandat itu dihadiri juga Wakil Ketua relawan, Mikhael Siregar, Sekretaris dan Wakil Sekretaris Rosmaniar serta dr Lydia Ningsih yang membidangi kesehatan. Ikut mengetahui, Penasehat Gop-Djoss seperti Achmad Riza Siregar dan Noorsyam.

“Poin pentingnya adalah bagaimana langkah kita untuk terus mensosialisasikan program kita setelah menerima surat mandat atau legalitas sebagai tim relawan Djarot-Sihar. Sesuai namanya, tentu kita sebagai relawan akan menggerakkan semua potensi yang ada untuk kemenangan Pak Djarot-Sihar,” ujar John, Sabtu (24/2).

Dengan legalitas tersebut lanjut John, dirinya pun mengimbau kepada seluruh relawan, untuk tidak ragu menjalankan program sosialisasi memenangkan pasangan Djoss.

Melalui konsep pendekatan sederhana 5S, mereka meyakini proses meyakinkan orang akan lebih kuat.
Adapun pendekatan tersebut yakni dengan cara persuasif kepada orang lain seperti Sekasur (suami atau istri), Sedapur, Sesumur, Sedulur dan Sesepur.

“Makanya untuk menghadapi kampanye hitam atau berita hoax, kita akan minta masyarakat agar tidak mudah percaya apalagi sampai terprovokasi,” lanjutnya.

Menurut John, semua berita yang mengandung unsur  SARA tertentu serta ujaran kebencian oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, harus secepatnya disampaikan ke tim advokasi atau ke Cyber Nusantara Polri.

“Jangan mudah terpancing terhadap hal yang merugikan kita, tetapi bijaklah dalam menyikapi berita-berita hoax. Fokus kita, gerakin orang untuk pilih Djoss,” ungkapnya. (din)

Comments

Komentar