Beranda POLITIK Golkar Jaring 5 Nama Pengganti Ngogesa untuk Erry

Golkar Jaring 5 Nama Pengganti Ngogesa untuk Erry

BERBAGI
Ngogesa Sitepu dan Tengku Erry Nuradi mengapit Setya Novanto dalam sebuah pertemuan beberapa waktu lalu. (akses.co/istimewa)
Ngogesa Sitepu dan Tengku Erry Nuradi mengapit Setya Novanto dalam sebuah pertemuan beberapa waktu lalu. (akses.co/istimewa)

akses.co – DPD Golkar Sumatera Utara sudah menyatakan menerima surat pengunduran diri Ngogesa Sitepu untuk diusung sebagai bakal calon Wakil Gubernur pada Pilgubsu 2018.

Sekretaris DPD Golkar Sumut, Irham Buana Nasution mengatakan bahwa pengunduran diri tersebut resmi disampaikan oleh Ngogesa Sitepu dalam rapat pengurus harian terbatas yang digelar pada Senin (20/11) lalu.

“Beliau telah menyampaikan pengunduran diri pada Senin lalu,” katanya, Rabu (22/11).

Irham menjelaskan bahwa mereka akan mencari pengganti untuk bakal calon Wakil Gubernur Sumut yang akan nantinya mendampingi HT. Erry Nuradi pada Pilgubsu 2018.

“Saat rapat beberapa waktu lalu ada dua rekomendasi yaitu menerima pengunduran diri pak Ngogesa dan mencari pengganti untuk pendamping pak Erry,” jelasnya.

“Sementara, untuk pengganti Pak Ngogesa nantinya. Kami akan membentuk panitia penjaringan internal yang terdiri dari pengurus DPD Golkar Sumut,” sambung Irham.

Irham juga mengungkapkan bahwa penjaringan internal yang akan dilakukan oleh tim tersebut sifatnya hanya bertugas untuk menseleksi sejumlah nama-nama kader yang dianggap memiliki peluang untuk menang.

“Tim ini akan menghasilkan lima nama yang akan dibawa ke dalam rapat pleno diperluas yang dihadiri oleh seluruh pengurus DPD II Golkar tingkat kabupaten/kota. Hasil dari pleno diperluas ini kemudian disahkan dalam Rapimda Golkar Sumut dimana hasilnya akan disampaikan kepada DPP Golkar untuk disahkan sebagai bakal calon wakil gubernur mendampingi Tengku Erry Nuradi di Pilgubsu 2018,” ungkapnya.

Irham juga menambahkan lima nama calon tersebut nantinya akan dipilih oleh panitia penjaringan internal tersebut.

“Jadi itu diseleksi oleh panitia. Tidak ada yang mengajukan siapa yang mau. Panitia yang menyeleksinya. Paling lama 30 November 2017 sudah ada nama baru itu,” pungkas Irham. (rur)

Comments

Komentar