Beranda POLITIK Edy: Pembangunan Tol dan Jalur KA Sumut – Aceh harus Dikawal

Edy: Pembangunan Tol dan Jalur KA Sumut – Aceh harus Dikawal

BERBAGI
Calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi singgah di warung kopi PMTOH Medan, untuk sarapan pagi, Selasa (27/3/2018).
Calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi singgah di warung kopi PMTOH Medan, untuk sarapan pagi, Selasa (27/3/2018).

akses.co – Calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi singgah di warung kopi PMTOH Medan, untuk sarapan pagi, Selasa (27/3/2018). Di sana, dia berbaur bersama dengan tukang becak yang biasa mangkal di sana. Tampak juga beberapa tokoh Aceh Sepakat, yang memang selalu sarapan di tempat itu.

Melihat panganan di atas meja, tanpa ragu, Edy pun langsung mengambil timpan yang merupakan panganan khas nusantara asal Aceh tersebut. Selain ingin menikmati sarapan khas masyarakat Aceh seperti kari bebek, kopi dan kue timpan, Edy yang memiliki kedekatan dengan warga Aceh memanfaatkan momen tersebut untuk bersilaturahmi dan bertukar pikiran untuk menjadikan Sumut Bermartabat.

Edy Rahmayadi mengaku senang dan berterimakasih atas doa dan dukungan masyarakat Sumut termasuk warga etnis Aceh di Sumut agar dirinya terpilih sebagai Gubenur Sumut pada periode 2018-2023. Dia pun memahami ada banyak elemen masyarakat Aceh di Sumut. “Dengan kekompakan, kita kembalikan martabat Sumut ini sebagai provinsi yang berdaya saing dan sejahtera. Apalagi Sumut – Aceh sekarang, sedang berjuang bersama sebagai Tuan Rumah PON 2024. Kita doakan supaya berhasil,” ujarnya.

Diketahui relasi Sumut dan Aceh sebagai provinsi yang berbatasan langsung, akan semakin kuat, terutama dalam aspek pembangunan. Dikatakan Sekretaris Tim Kampanye ERAMAS, Sandri Harahap, pada 2018 – 2019 pemerintah sudah mencanangkan penuntasan pembangunan jalur kereta api (KA) dan jalur tol Medan – Aceh.

Untuk jalur KA, sepanjang 85 kilometer sedang dituntaskan. Saat ini kelanjutan pembangunan rel Kereta Api Trans Sumatera itu hanya tinggal menunggu masalah kelengkapan dokumen saja. Jalur kereta api ini nantinya akan terkoneksikan dengan jalur kereta api yang dibangun di wilayah Provinsi Aceh. Untuk jalur tol, pemerintah pusat juga sudah mencanangkan mulai dikerjakan tahun ini.

“Proyek itu terus dikawal agar sesuai rencana, karena Presiden Joko Widodo berharap jalur Kereta Api Trans Sumatera itu selesai 2019. Kemudian jalur tol juga demikian. Kita harus turut serta agar pembangunan tersebut berjalan sesuai jadwal, karena akan bermanfaat untuk masyarakat Sumut – Aceh sekaligus,” ujar Sandri Harahap.

Hadir dalam silaturahmi tersebut diantaranya pemilik PMTOH Jumadi, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aceh Sepakat Sumatera Utara (Sumut) Suryadin Nur Nikmat, Bendahara DPP Aceh Sepakat Sumut Arbi Abdul Gani dan relawan ERAMAS dari keluarga besar masyarakat Aceh yang berada di Sumut, dan persatuan abang becak Kota Medan (PABAM) dan tokoh lintas partai pendukung pasangan Calon Gubernur No Urut 1 Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas).

Bendahara DPP Aceh Sepakat Sumut Arbi Abdul Gani mengatakan bahwa sosok Edy Rahmayadi merupakan figur yang tepat untuk memimpin Sumut. Sebagai mantan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Edy telah teruji sebagai pemimpin yang nasionalis, tegas, jujur dan bertanggungjawab. Serta tak kalah penting dan menjadi alasan warga Aceh di Sumut mendukung Edy Rahmayadi karena komitmen dan pengorbanan dirinya maju sebagai Cagubsu walau harus melepas pangkat dan jabatan staregis di TNI AD.

“Poin plus lainnya, Pak Edy ini rela berkorban yang mungkin tidak semua orang mau melakukannya. Dia ikhlas melepas jabatan Pangkostrad hanya untuk memenuhi sebuah harapan mengembalikan Martabat Sumatera Utara. Sebagai orang Aceh yang ada di Sumut perjuangan ini tentunya patut kita dukung. Karena kita yakin Pak Edy bisa membawa perubahan positif untuk Sumut,” ujar Arbi. (er)

Comments

Komentar