Beranda POLITIK Buntut Revitalisasi, Kader Golkar Mulai Saling Serang

Buntut Revitalisasi, Kader Golkar Mulai Saling Serang

BERBAGI
Partai Golkar
Partai Golkar

akses.co – Gesekan internal di tubuh Partai Golkar Sumut mencuat pasca revitalisasi pengurus. Kader partai berlambang pohon beringin ini mulai saling serang pernyataan, terkait revitalisasi (perombakan) pengurus. Ada yang pro revitalisasi, ada pula yang kontra.

Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut, hasil revitalisasi, Apri Budi, pekan lalu menyerang Sahlul Umur Situmeang, yang menyebut Sahlul jadi biang masalah dan layak dibuang sebagai pengurus Golkar Sumut. Tak cuma itu, Apri Budi mengungkit soal Sahlul yang selama menjadi Plt Ketua Golkar Tebingtinggi, tak mampu melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Tebingtinggi.

Menyikapi ini, Sahlul Umur Situmeang menampiknya. “Silakan tanya langsung ke kader Golkar di Tebingtinggi. Apa yang saya lakukan di sana, kata Sahlul, kemarin.

Dia menilai yang menjadi biang masalah adalah orang-orang yang berkoar-koar menjelek-jelekkan Golkar Sumut melalui media sosial. “Saya kira sebagian besar internal Golkar Sumut sudah tau siapa yang sering menjelek-jelekkan Golkar Sumut melalui medsos. Bahkan sudah pernah dicap sebagai kuman di tubuh Golkar Sumut,” ujar Sahlul.

Sahlul menegaskan dirinya merupakan Caleg DPRD Sumut Nomor urut 1 yang diusung Partai Golkar Sumut di Dapil 9.
“Pencalegan saya sesuai PDLT (Pengabdian, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela). Kalau saya bermasalah, mana mungkin saya dipercaya sebagai caleg nomor urut 1 yang diteken Plt Ketua Golkar Sumut Ahmad Doli Kurnia. Kalau saya bermasalah berarti yang teken berkas pencalegan saya pun bermasalah. Tudingan Apri Budi ini tendensius dan mencoba mengaburkan fakta soal kondisi Golkar Sumut pasca revitalisasi,” tukas Sahlul. (rur)

Comments

Komentar