Beranda POLITIK Anggota Dewan Kecam Oknum Camat Dukung Salah Satu Paslon

Anggota Dewan Kecam Oknum Camat Dukung Salah Satu Paslon

BERBAGI
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Medan, Mulia Asri Rambe. (istimewa)
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Medan, Mulia Asri Rambe. (istimewa)

akses.co – Kasus dugaan oknum Camat yang memerintahkan sejumlah Kepala Lingkungan (Kepling) di kawasan Medan Belawan untuk mendukung salah satu Paslon Pilgubsu dikecam oleh sejumlah anggota DPRD Kota Medan. Walikota Medan, T Dzulmi Eldin diminta untuk turun tangan mengatasi masalah ini.

Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil V, Mulia Asri Rambe mengecam tindakan oknum camat yang tidak netral dalam Pilgubsu dan malah memerintahkan sejumlah Kepling di kawasan kerjanya untuk memilih salah satu Paslon Pilgubsu.

“Kalau ada bukti ASN mendukung salah satu Paslon, itu harus diusut. Apalagi sampai memerintahkan bawahannya untuk mendukung salah satu Paslon itu,” ungkapnya politisi Partai Golkar yang akrab disapa Bayek itu di gedung DPRD Kota Medan, Selasa (26/06/2018).

Bayek pun meminta kepada Walikota Medan untuk turun tangan mengatasi masalah tersebut. Terlebih lagi, Presiden Jokowi sudah jelas memerintahkan kepada seluruh ASN untuk netral dalam Pilkada yang digelar serentak 27 Juni 2018 mendatang.

“Kita minta kepada walikota untuk menindak tegas oknum camat yang bersangkutan,” paparnya.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Medan, T Bahrumsyah. Bahrum mengungkapkan oknum camat yang melakukan intervensi kepada para Kepling di Belawan sudah melanggar aturan dan mencoreng citra ASN yang harus netral di dalam pesta demokrasi.

“Sekali lagi saya tekankan jika itu terbukti dilakukan, maka Walikota Medan diminta tindak tegas oknum Camat tersebut, ” paparnya.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan, Surianto juga sangat menyayangkan adanya upaya intervensi kepada para Kepling di Belawan untuk memenangkan salah satu Paslon yang bertarung di Pilgbsu tersebut.

“Ya, saya sempat mendengar informasi itu.Bahkan, ada juga Kepling yang mengaku kalau jika tidak memenangkan Paslon itu maka SK Keplingnya ‘diancam’ tidak akan diperpanjang, ” paparnya.

Diketahui sebelumnya, berdasarkan informasi, sejumlah Lurah dan Kepling di Belawan dikumpulkan pada 21 Juni 2018 lalu, dengan alasan penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Dalam kesempatan itu, oknum Camat diduga melakukan intervensi kepada para Kepling untuk memenangkan salah satu Paslon di Pilgubsu.

Terpisah, Camat Medan Belawan, Ahmad SP membantah telah melakukan intervensi kepada para Kepling untuk memenangkan salah satu paslon di Pilgubsu.

Selaku pimpinan wilayah, Ahmad SP mengaku tidak pernah mengarahkan Kepling untuk memilih satu Paslon.

“Saya tidak ada melakukan intervensi dan mengarahkan Kepling untuk memihak salah satu Paslon. Sesuai aturan, ASN harus netral tidak berpihak sama siapa-siapa,” paparnya. (din)

Comments

Komentar