MEDAN

Polemik Kenaikan BBM, HIMMAH: Pak Edy Jangan Sengsarakan Rakyat

MEDAN, akses.co – Sekretaris PW HIMMAH Sumut, Sukri Sitorus, minta Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, tidak egois dampak dari kenaikan harga BBM di Sumut. Pergub No 1 Tahun 2021 tentang kenaikan PBBKB menyengsarakan rakyat.

Pasca pertemuan pihak Pemprov Sumut dan PT. Pertamina MOR I Sumbagut di Kantor Gubernur Sumut, Jl. Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (7/4/2021) terkait polemik kenaikan harga BBM, mendapat kritikan dari PW HIMMAH Sumatera Utara.

Pasalnya, Pemprov Sumut meminta Pertamina menurunkan harga BBM tapi tetap melaksanakan Pergub No 1 Tahun 2021 tentang kenaikan PBBKB.

Sekretaris PW HIMMAH Sumut, Sukri Sitorus mengatakan bahwa pemrov Sumut jangan egois, kenaikan PBBKB di suatu daerah secara otomatis akan membuat harga BBM di wilayah tersebut naik, baik BBM bersubsidi maupun nonsubsidi karena PBBKB merupakan salah satu komponen dari harga BBM.

“Katanya pemrov sumut berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pendapatan untuk belanja pembangunan melalui optimalisasi PAD. Cabut dong Pergub No 1 tahun 2021 agar PT Pertamina menurunkan harga BBM. Itu baru namanya mensejahterakan masyarakat,” tegas Sukri

Sukri menambahkan, kalaulah perda itu tidak baik dan berimbas langsung kepada masyarakat ditengah situasi pandemi seperti ini cabut saja agar BBM bisa turun. Masih banyak upaya lain yang bisa dilakukan pemrov Sumut dalam rangka menaikkan PAD untuk kesejahteraan masyarakat. Jelas sukri kepada medan bisnis melalui sambungan selulernya.

Sesuai dengan Intruksi Pemerintah Pusat melalui Presiden Joko Widodo bahwa BBM di seluruh wilayah Indonesia harus 1 harga, jangan ada kepala daerah yang “pande-pandean”. tutup Sukri mengakhiri. (Gass)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.