PKS Sumut Siap Menangkan ERAMAS di Pilgubsu 27 Juni 2018

Ketua DPP PKS Wilayah Dakwah Sumatera, Hermanto, mendeklarasikan sekaligus mengukuhkan Tim Pemenangan PKS untuk Edy Rahmayadi - Musa Rajekshah (Eramas) pada Pilgubsu 2018 di Medan, Sabtu (6/1/2017). (ist)
Ketua DPP PKS Wilayah Dakwah Sumatera, Hermanto, mendeklarasikan sekaligus mengukuhkan Tim Pemenangan PKS untuk Edy Rahmayadi - Musa Rajekshah (Eramas) pada Pilgubsu 2018 di Medan, Sabtu (6/1/2017). (ist)

akses.co – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sumatera Utara (Sumut) mengukuhkan tim pemenangan pasangan bakal calon Gubernur– Wakil Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi – Musa Rajeksah (ERAMAS), sebagai tanda PKS siap memenangkan pasangan tersebut di Pilkada Gubernur Sumut 2018.

Ketua DPW PKS Sumut, Muhammad Hafez mengatakan, tim pemenangan tersebut terdiri dari kader PKS Muda yang ada di 33 kabupaten kota di Sumut dengan masing-masing koordinator. Tim pemenangan itu akan bekerja keras untuk memenangkan Edy-Ijeck di Pilgub Sumut 2018. “Tim pemenangan ini akan bekerja keras untuk memenangkan Pak Edy Rahmayadi dan Musa Rajeksah menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut periode 2018-2023,” kata Hafez yang juga Ketua Tim Pemenangan Edy – Ijeck PKS Sumut, di Medan, Sabtu (6/1/2017).

Ketua Wilayah Dakwah Sumbagut, Hermanto, sebelum memgambil sumpah tim pemenangan, berharap jika Edy – Ijeck memenangkan Pilkada Sumut dan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, diharapkan akan menambah jumlah kursi PKS untuk DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten kota se-Sumut. “Semoga amanah ini bisa kita selesaikan dengan menjadikan Edy – Ijeck sebagai pemimpin Sumut 2018 – 2023,” bebernya.

Edy Rahmayadi didampingi Musa Rajeckshah, menyatakan, pihaknya membutuhkan jaringan hingga ke tingkat desa yang dimiliki PKS untuk melakukan, mencari dan menggaet semua agar pemenangan ini berhasil sesuai yang dicita-citakan.  “Saya yakin di sini (PKS) tidak ada yang berkhianat dan kita kerja bersama hingga selesai,” ucapnya.

Ditambahkannya, dia akan membangun Sumut bersama-sama karena sistem demokrasi di Indonesia masih dilakukan lewat partai politik. Sehingga memperbanyak anggota DPR dari pusat hingga ke kabupaten harus dilakukan.

Edy menambahkan, politik tak mengenal suku dan agama. Apalagi di Sumut ini sangat heterogen. Semuanya harus dirangkul karena pemimpin yang jujur InsyaAllah penghuni surga. “Meski saya tidak memastikan saya jujur, karena saya juga manusia dan kader PKS lah yang harus mengawal saya membangun bersama-sama Indonesia sejahtera, kita mulai dari Sumut yang bermartabat,” tutur Edy. (rih)

Artikel Terkait