PKL Pasar Pringgan Bakal Ditertibkan

Kasatpol PP Kota Medan, Muhammad Sofyan.
Kasatpol PP Kota Medan, Muhammad Sofyan.

akses.co – Pemko Medan dalam pekan depan berencana menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di depan Pasar Pringgan. Bahkan Perusahaan Daerah (PD) Pasar sudah menyiapkan kios untuk PKL yang mau berjualan di dalam pasar.

Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan PD Pasar sekaitan rencana penertiban ini. Menurut dia, penertiban ini dalam rangka menjadikan Pasar Pringgan sebagai salah satu ikon Kota Medan.

“Dari 52 pasar tradisional di Medan, Pasar Pringgan inilah yang letaknya di inti kota. Makanya kita ingin menciptakan sesuatu yang baik di sana, agar masyarakat dan pendatang senang berbelanja ke pasar tersebut. Saya juga sudah koordinasikan dengan Dirut PD Pasar, dan siap mendukung rencana mereka,” katanya, Rabu (17/1/2018).

Sofyan menjelaskan, ada 120 pedagang yang masih kukuh berjualan di depan Pasar Pringgan. Sementara di dalam masih ada kios yang kosong dan bisa dijadikan lapak berjualan bagi pedagang. “Dari 120 pedagang itu, 25 orang di antaranya memiliki kios di dalam. Sisa 95 pedagang lainnya masih cukup jika ingin berjualan di dalam. Sebab masih banyak kios-kios yang kosong,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, kondisi di Pasar Pringgan saat ini tampak kurang tertata alias amburadul. Makanya inisiatif penertiban PKL di sana akan dilakukan agar pasar tradisional legendaris di Medan tersebut, terlihat rapi dan cantik. “Kami sudah rapatkan dan siap melakukan penertiban. Apalagi kita bersama PD Pasar sudah himbau kepada PKL untuk masuk ke dalam, namun tak juga diindahkan,” jelasnya.

Sementara itu, Dirut PD Pasar Medan, Rusdi Sinuraya mengungkapkan, pihaknya sudah punya konsep untuk memajukan Pasar Pringgan. Bahkan PD Pasar berencana menjadikan pasar tersebut sebagai salah satu ikon Kota Medan. “Oleh karenanya kita akan menertibkan PKL di depan pasar itu agar kondisi pasar terlihat lebih rapi dan cantik. Rencana kita minggu depan akan dilakukan (penertiban),” ucapnya

Sebanyak 200 kios lebih masih belum terisi di pasar tersebut. Sementara daya tampung Pasar Pringgan mencapai 470 kios. Sekarang ini baru setengah dari total kios yang terisi di pasar yang terletak di Jalan Iskandar Muda tersebut. “Di dalam itu tempatnya masih banyak. Bahkan 25 orang sudah punya kios namun berjualan di luar. Selebihnya itulah yang liar makanya kita minta masuk dan berjualan di dalam,” tambahnya.

Pihaknya berkeinginan menata pasar tersebut dengan rapi dan bersih. Sehingga menjadi daya tarik masyarakat dan juga pendatang untuk berbelanja ke sana. Seluruh infrastruktur akan dibenahi PD Pasar karena sekarang kewenangan pengelolaan sudah ada sama mereka. “Kita mau jadikan (Pringgan) ini ikon dan pedagang kita minta berjualanlah dengan tertib dan rapi agar pengunjung mau berbelanja ke situ,” pungkasnya. (eza)

Artikel Terkait