Deliserdang

Petugas Bandara KNIA Gagalkan Penyelundupan Sabu 2 Kg, Yang di Simpan Dalam Sepatu

Deliserdang, akses.co -Petugas Bandara Kuala Namu Internasional Airport (KNIA), berhasil menggagal kan Penyelundupan narkotika jenis methaphetamin (shabu) tujuan ke Solo transit Jakarta, yang di sembunyikan oleh para tersangka di dalam sepatu. Selain barang bukti 2 Kg shabu, petugas juga mengamankan 4 tersangkanya.

Informasi yang di terima Rabu (27/1), keempat tersangka yakni berinisial, M, 23 warga Dusun Bukit Mesjid Desa Matang Serdang Kec Tanah Jambo Aye, Aceh dan Z, 23 warga Desa Matang Puntong Kec. Seunuddon Kab. Aceh Utara, Aceh.

Kemudian, I, 25 warga Desa Matang Puntong Kec. Seunuddon Kab Aceh Utara dan KR, 30 warga Dusun Cot Hagu Desa Matang Puntong Kec Seunuddon, Aceh.
Keempat tersangka merupakan calon penumpang pesawat salah satu maskapai dengan tujuan Kualanamu-Jakarta. Guna mengelabui petugas, mereka menyelundupkan shabu shabu tersebut di sepatu miliknya masing-masing.

Kasus itu terungkap berkat adanya kecurigaan petugas, saat keempat penumpang melewati area pemeriksaan X-Ray di Security Check Point (SCP) lantai II KNIA, Jumat (22/1) sekira pukul 18:00.
Keempatnya tak berkutik, ketika petugas menemukan 16 bungkus shabu dengan total 2 Kg di sepatunya.

Di hadapan petugas mereka mengakui perbuatannya. “Kami hanya diberi upah mengantar barang yang dibawa ke tempat tujuan,” katanya.

Pengungkapan kasus barang terlarang tersebut hasil kerjasama BNNP Sumut, Kanwil DJBC Sumut, Bea dan Cukai Kualanamu serta Avsec PT. Angkasa Pura II (Persero) Kualanamu.

Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Drs Atrial SH menyatakan keempat tersangka diduga kuat merupakan sindikat peredaran narkotika. Dan 2 Kg shabu yang diselundupkan di dalam sepatu keempat tersangka tersebut, rencanyany akan diedarkan ke Solo, tapi berhasil kami gagalkan, katanya.

Dalam hal ini, Brigjen Pol Atrial sangat mengapresiasi semua pihak yang turut membantu dalam pengungkapan kasus narkotika di KNIA. Ia juga berharap, keempat tersangka yang diamankan dapat hukuman maksimal.
Selain itu, Atrial SH, juga meminta PT AP II (Persero) Kualanamu untuk tetap waspada dalam mengawasi keluar masuk penumpang. Sebab, dalam situasi masa pandemi Covid-19 ini, di mana semua pihak sibuk. Tapi, para tersangka justru memanfaatkan kelengahan petugas.
“Jadi, tetap waspada dan jangan lengah. Apalagi yang bertugas di X-Ray,” sebutnya.

Sebelumnya, Kepala Seksi Narkotika dan Barang Larangan DJBC Sumut Arif Sulistiono dan Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) BC Kualanamu Rahmat Priyandoko serta Manager of Airport Security Bandara Internasional Kualanamu Mira Ginting menyatakan keberhasilan pengungkapan kasus narkotika berkat sinergitas semua pihak.
(Manahan.D)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.