NEWS

Petani Barusjahe Mulai Melirik Tanaman Muda


KARO, akses.co – Hama lalat buah yang menyerang tanaman jeruk warga membuat petani di Kec. Barusjahe mulai melirik tanaman muda. Pemkab Karo diminta mendukung petani dengan menjaga kestabilan harga di pasaran.

Seorang petani, Sama Kita br. Barus, Sabtu (27/6), menjelaskan hama lalat buah menyebabkan kerusakan parah pada tanaman jeruk, sehingga menyebabkan gugurnya buah sebelumnya mencapai kematangan yang diinginkan.

Menurutnya, hal ini sangat merugikan petani jeruk karena dapat menyebabkan gagal panen.

Katanya, maraknya hama lalat buah menyebabkan petani jeruk mulai beralih ke tanaman muda. Jarak antara masa tanam dengan masa panen yang tidak lama membuat banyak petani memilih tanaman muda sebagai pilihan yang tepat.

“Bibit tanaman wortel, apabila sudah ditanam tidak memerlukan pemeliharaan yang banyak dan rumit, kita tinggal menunggu, memberikan pupuk dan pestisida anti hama sebanyak beberapa kali, dan hanya dalam waktu kurang lebih 3 bulan sudah bisa dipanen”, ujarnya.

Perawatan tanaman wortel yang tidak rumit, juga diungkapkan oleh Diana Br Barus “Sesudah ditanam, wortel tidak perlu banyak diurus, pekerjaan paling rumit hanya mencabuti rumput yang tumbuh di sekitar tanaman,” ujarnya.

Mereka juga menyampaikan agar pemerintah kab karo turut memperhatikan kondisi ini dan mendukung para petani tanaman muda dengan cara menjaga kestabilan harga di pasaran. akses.co/Atmaja Sembiring

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lihat Juga
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker