NEWS

Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Dairi Minta Pemerintah Desa Segera Salurkan BLT-DD Tahap II

Sidikalang, akses.co – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa yang biasa disebut BLT-DD merupakan salah satu jenis bantuan yang diprogramkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementrian Desa, Transmigrasi dan Pembangunan Daerah Tertinggal sebagai salah satu Jaring Pengaman Sosial (JPS) untuk menanggulangi dampak pandemi covid-19 yang sedang melanda dunia. Lewat Permendes Nomor 6 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020 salah satu poin pentingnya ialah dengan mengalokasikan Dana Desa untuk Bantuan Langsung Tunai kepada masyarakat desa. Yang besarnya Rp 600.000 per Keluarga .

Kabupaten Dairi yang terdiri dari 161 desa, menurut data yang dihimpun dari berbagai sumber bahwa seluruhnya telah menyalurkan BLT DD tahap I tepat sebelum berakhirnya bulan mei lalu.

Songli Tatajo Lingga selaku ketua Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Dairi mengatakan bahwa “menurut aturan dua minggu setelah tahap I disalurkan maka Pemerintah Desa sudah dapat mencairkan BLT Dana Desa untuk bulan kedua sebesar 15%”. DPD PGK Dairi meminta kepada pemerintah desa untuk desa-desa yang ada di Kabupaten Dairi segera menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap II. Sebagai amanat dari PMK No. 20 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Dana Desa bahwa rentang waktu penyaluran BLT-DD paling cepat dua minggu disetiap tahapnya.
“Mengingat hari ini telah memasuki minggu ketiga bulan Juni 2020 belum satupun desa menyalurkan BLT-DD tahap II, itu artinya semua desa sudah menyalurkan tahap 1 diatas dua minggu yang lalu. Belum lagi sepengetahuan saya bahwa dalam Perkades tentang Penerima BLT DD dalam pasalnya menyebutkan peruntukannya dimulai dari bulan April. ini harus menjadi perhatian serius kita bersama. Ada kendala apa sehingga sejauh ini kondisi tersebut bisa terjadi?” Tagas Songli.

Disisi lain Bantuan Sosial Tunai yang bersumber dari Kementrian Sosial RI untuk tahap II sudah salur dan dicairkan kepada masyarakat, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama ditengah-tengah masyarakat akibat lamanya bantuan sampai kepada mereka. Sebab hari ini daya beli masyarakat semakin menurun, hasil-hasil tani masyarakat harganya anjlok dipasaran sehingga sangat-sangat membantu ketika bantuan-bantuan dari pemerintah sesegera mungkin bisa diperoleh oleh masyarakat”, tutur Songli.

PGK Dairi mengajak seluruh elemen masyarakat dairi untuk bersama-sama mengawal seluruh program dan kebijakan pemerintah baik kebijakan pemerintah pusat, provinsi, kabupaten hingga pemerintah desa. Demi percepatan penanganan dampak Covid-19 baik dari sisi kesehatan, sosial dan ekonomi, sehingga roda pembangunan dapat berjalan dengan baik.(spl)

Comments
To Top