Beranda PERISTIWA Teror Horor Sambut Hari Jadi

Teror Horor Sambut Hari Jadi

BERBAGI
Ilustrasi (int)

AKSESDOTCO – Insiden teror menggunakan senjata tajam pada anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri), kembali terjadi. Setelah peristiwa di Markas Polda Sumatera Utara, 25 Juni 2017, anggota Polri kembali mendapatkan serangan, lagi-lagi dengan senjata tajam.

Horor teror teranyar, terjadi Masjid Falatehan, Jalan Hasanuddin, Jakarta, 30 Juni 2017 atau beberapa jam menjelang 1 Juli 2017, yang merupakan Hari Jadi Polri yang biasa juga disebut sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara. Dua anggota Brimob AKP Dede Suhatmi dan Briptu Syaiful, ditusuk usai Salat Isya di dalam Masjid Falatehan dekat lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Sebelum melancarkan aksinya, pelaku diketahui ikut membaur dengan anggota dan berada di saf ketiga bagian kanan. Penyerangan itu terjadi sekitar pukul 19.40 WIB. Pelaku yang juga melaksanakan salat tiba-tiba berteriak. Lalu langsung seketika menikam anggota Brimob yang posisinya persis di sebelahnya. Mengutip pernyataan, Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjend Pol Rikwanto di detik.com, pelaku juga sempat mengancam jemaah yang sedang salat. Pelaku juga mengacungkan sangkur sambil berteriak thogut.

Adalah fakta, bahwa anggota Polri mendapat serangan langsung dengan senjata tajam dari pelaku. Adalah fakta, bahwa penggunaan senjata tajam tak pernah digunakan oleh kelompok teroris. Adalah fakta juga, bahwa dua serangan terakhir terjadi di dalam markas dan di dekat markas polisi.

Peristiwa ini bukan saja memilukan bagi keluarga korban, maupun keluarga besar Polri. Tapi juga seluruh elemen bangsa terutama umat Islam di Indonesia. Sebab, dua peristiwa tersebut terjadi di bulan Syawal, salah satu bulan haram dalam ajaran Islam. Kejadian tak biasa, menyerang polisi di dekat markas dengan senjata tajam, ini memberikan pelajaran besar bagi semua elemen bangsa Indonesia. Bahwa aksi teror itu nyata, dan tak memilih-milih korbannya.(frz)

 

Comments

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here