Beranda PERISTIWA Si Ratu Ekstasi Asal Siantar Diciduk di Basement Center Point

Si Ratu Ekstasi Asal Siantar Diciduk di Basement Center Point

BERBAGI
Ini dia penampakan Si Ratu Ekstasi bernama Lenny saat berada di markas BNNP Sumut, Kamis (3/8/2017). (akses.co/did)
Ini dia penampakan Si Ratu Ekstasi bernama Lenny saat berada di markas BNNP Sumut, Kamis (3/8/2017). (akses.co/did)

akses.co – Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara meringkus seorang perempuan yang membawa 17 ribu butir pil ekstasi di areal parkir Mall Center Point, Jalan Jawa, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Rabu (2/8).

Si Ratu Ekstasi diketahui bernama Lenny (39) warga Jalan Wahidin, Pematang Siantar, Sumatera Utara. Dari Lenny BNNP Sumut menyita belasan ribu butir pil ekstasi warna merah muda.

Dua pekan sebelumnya petugas menerima informasi bahwa ada seorang wanita yang menyimpan pil ekstasi di rumah kos Jalan Candi Kalasan. Atas informasi itu pengintaian pun dimulai yang dipimpin langsung oleh Kabid Pemberantasan BNNP Sumut AKBP Agus Alimuddin. Dari pengintaian itu Agus Alimuddin cs mendapatkan informasi bahwa Lenny akan bertransaksi pada 2 Agustus di Center Point.

Saat dilakukan pencarian petugas tak menemukan Lenny dalam pusat perbelanjaan itu. Petugas nyaris saja kehilangan jejak. Ternyata Lenny sudah menuju ke basement untuk meninggalkan Center Point. Petugas berhasil memberhentikan mobil Lenny dan mengamankan satu bungkus plastik transparan berisi 1000 butir pil ekstasi.

Pengembangan pun dilakukan sampai ke kos Lenny di Jalan Candi Kalasan lantai 3. Dari penggeledahan petugas menemukan 3 bungkus plastik besar transparan. Per plastik besar berisi 5000 butir pil ekstasi.

Kepala Badan Narkotika Nasional Sumut Brigjend Andi Loedianto ketika dikonfirmasi wartawan Kamis (3/8) malam membenarkan adanya penggrebekakn itu. Ia mengaku saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan penyidikan atas penangkapan itu.

“Iya benar, saat ini tersangka dan barang bukti telah dibawa ke kantor BNNP SUMUT untuk proses lidik dan sidik lebih lanjut,” ungkap Loedianto. (did)

Comments

Komentar