Beranda METRO Peras Supir Truk Pakai Klewang Zulkifli Roboh Diterjang Timas Panas

Peras Supir Truk Pakai Klewang Zulkifli Roboh Diterjang Timas Panas

BERBAGI
AKP Martualesi Sitepu memegang klewang dan hadirkan tersangka Zulkifli Simbolon di TKP penangkapan. (istimewa)
AKP Martualesi Sitepu memegang klewang dan hadirkan tersangka Zulkifli Simbolon di TKP penangkapan. (istimewa)

akses.co – Zulkifli Simbolon alias Jupri Ginting (31) warga Delitua kena batunya. Aksi pemalakan yang dilakukannya terhadap para supir truk dibalas dengan timah panas petugas Polsek Kutalimbaru.

Pasalnya, Jupri memeras para supir truk dengan memakai klewang. Bahkan aksi pemalakannya itu sempat viral di media sosial. Jupri ditangkap di Perumaham Bumi Tuntungan Sejahtera Blok N, Desa Lau Bakeri, Kecamatan Kutalimbaru, Senin (30/7/2018).

Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu pada wartawan mengatakan ada sejumlah laporan bahwa tersangka Zukifli Simbolon melakukan pemalakan, pemerasan terhadap supir truk. Dalam aksinya, Zulkifli sangat ganas. Dengan memakain klewang tersangka mengancam para supir.

“Jadi tersangka ini aksinya sangat ganas. Para supir diancam pakai klewang dalam melakukan pemalakan. Ada sejumlah laporan pemerasan dan pemalakan terhadap supir yang dilakukan tersangka dengan klewang,” ujar AKP Martualesi.

Dikatakannya lagi, saat penangkapan tersangka sempat melarikan diri. Namun tembakan peringatan tidak dipedulikan tersangka.

“Dengan terpaksa kita melakukan tindakan tegas terukur. Betis sebelah kanan tersangka kita lumpuhkan. Satu hal lagi, aksi pemerasan dengan pakai klewang yang dilakukan tersangka sempat viral di medsos,” sebut Martualesi.

Sebagai tambahan, Zulkifli mendapatkan uang hasil memeras sebanyak ratusan ribu rupiah. Jika supir tidak memberikan uang, Zulkifli tak segan-segan merusak truk.

Catatan, tersangka Zulkifli Simbolon alias Jupri Ginting merupakan residvis kasus curanmor dan sudah dua kali menjadi warga binaan di Rutan Pancur Batu. Tersangka dijerat dengan Pasal 368 KUHPidana dan UU Darurat No.12 tahun 1951 tentang menguasai alat penusuk tanpa hak dengan ancaman hukuman diatas 5 Tahun penjara. (did)

Comments

Komentar