Beranda METRO Kenal di Medsos, Mantan Pesepak Bola Timnas Rampok dan Nyaris Perkosa Kenalannya

Kenal di Medsos, Mantan Pesepak Bola Timnas Rampok dan Nyaris Perkosa Kenalannya

BERBAGI
Ilustrasi.
Ilustrasi.

akses.co – Seorang wanita berinisial A (26) warga Medan menjadi korban perampokan, penganiayaan dan nyaris diperkosa diduga mantan pemain Timnas Sepak Bola Indonesia, Andika Lubis.

Atas kejadian itu, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Medan yang tertuang di Nomor: LP/358/K/II/2018/SPKT Restabes Medan, Tanggal 26 Februari 2018.

Korban ketika diwawancarai wartawan usai dimintai keterangannya oleh penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan, Kamis (22/3/2018) mengungkapkan, sebelum kejadian naas menimpanya, A berkenalan dengan Andika lewat aplikasi kencan online Tinder.

“Pada Sabtu (24/2/2018) sekitar pukul 24.00 WIB, pelaku mengajak bertemu dan, dan Andika menjemput saya dari Cafe Country Jalan Putri Hijau, Medan dengan mengendarai mobil Avanza warna hitam. Selanjutnya pelaku mengajak saya berkeliling dengan mobilnya di seputaran Kota Medan,” ungkap A.

Saat melintas di Jalan Jawa sambungnya, pelaku menghentikan laju mobilnya di depan Indomaret dan mengajak korban masuk ke dalam untuk membeli makanan. Setelah berbelanja, pelaku kembali mengajak korban berkeliling hingga di Jalan Juanda tepatnya tak jauh dari perumahan Juanda.

“Saat pelaku menghentikan laju mobilnya, tiba-tiba Andika meminta saya untuk membuka baju, namun saya menolaknya. Pelaku kemudian kembali melajukan mobilnya ke arah Jalan Sisingamangaraja, Medan. Tiba-tiba Andika membujuk saya supaya memeluknya sembari mengatakan supaya saya melakukan sesuatu terhadap alat kelamin pelaku,” sebut korban.

Lanjut dikatakan korban, permintaan pelaku ditolak mentah-mentah oleh korban yang saat itu langsung menangis. Namun Andika marah-marah sembari mengancam akan membawa korban ke kantor polisi, dan pelaku juga mengaku sebagai anggota polisi. Tiba-tiba pelaku mengambil pisau dari dashboard dan mengarahkannya ke leher korban.

“Tiba-tiba pelaku dua kali menepuk bahu saya dengan tangannya hingga saya tak sadarkan diri (seperti di hipnotis). Tak lama saya sadarkan diri, dan saat itu saya sudah di Jalan Seksama, Medan Kota. Kepala bagian belakang saya terluka dan berdarah, pinggang belakang sebelah kanan luka memar, siku tangan kiri, lutut kiri terluka, serta telinga sebelah kanan saya mengeluarkan darah,” ujar korban lagi.

Sementara, barang-barang korban diantaranya tas sandang berisi 4 unit handphone, dompet berisi uang Rp5 juta, resi KTP, kartu ATM BRI dan kartu BPJS milik korban dirampas pelaku.

“Warga yang saat itu melihat saya dengan kondisi tak berdaya, langsung menghampiri saya. Kemudian saya menceritakan kejadian itu. Akhirnya warga mengantar saya pulang ke rumah. Senin (26/2/2018) sore saya didampingi keluarga melapor ke Polrestabes Medan,” pungkasnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yuda Prawira didampingi Kanit Pidum AKP Rafles Marpaung ketika dikonfirmasi, Kamis (22/3/2018) membenarkan adanya laporan korban perampokan, penganiayaan dan nyaris diperkosa.

“Benar ada kasus pencurian dengan kekerasan, penganiayaan, dan percobaan perkosaan yang dialami A. Dari keterangan korban dan saksi-saksi, pelaku AL diduga mantan pemain timnas sepak bola Indonesia. Kasusnya saat ini masih dalam penyelidikan intensif,” tandas Yudha. (did)

Comments

Komentar