Beranda PERISTIWA Dua Residivis Ini Balik Lagi Masuk Hotel Prodeo dengan Kaki Ditembus Peluru

Dua Residivis Ini Balik Lagi Masuk Hotel Prodeo dengan Kaki Ditembus Peluru

BERBAGI
Cindy Ravian dan Haryandi di RS Bhayangkara Medan dengan kedua kaki dilumpuhkan petugas Polsekta Medan Baru.
Cindy Ravian dan Haryandi di RS Bhayangkara Medan dengan kedua kaki dilumpuhkan petugas Polsekta Medan Baru.

akses.co – Dua residivis bandit jalanan ini memang tidak ada kapoknya. Meskipun pernah ditangkap petugas Polsekta Medan Baru dalam kasus yang sama, kini keduanya kembali lagi masuk sel tahanan.

Kali ini dengan kedua kaki ditembak, Cindy Ravian (30) dan Haryandi (42) keduanya warga Jalan PWS, Kecamatan Medan Petisah resmi menjadi tahanan Polsekta Medan Baru.

Kedua pelaku terlibat kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Gatot Subroto tepatnya di halte bus. Saat itu korban bernama Laurencia Danda Sari Nazara.

Saat itu korban lagi duduk di halte bus untuk memesan taksi online. Lalu pelaku melihat korban memegang handphone. Kedua pelaku yang mengendarai motor mendekati korban. Salah satu pelaku turun dari motor.

Korban kaget karena handphone yang dipegangnya dirampas pelaku. Meski teriak, korban tak bisa berharap handphonenya bisa kembali lagi. Kedua pelaku langsung tancap gas. Korban pun mengadu ke Polsekta Medan Baru.

Kanit Reksrim Polsekta Medan Baru Iptu Hussein dalam keterangan persnya, Sabtu (7/7/2018) mengatakan dari hasil penyelidikan bahwa kedua pelaku sudah teridentifikasi. Kedua pelaku ditangkap tak jauh dari TKP yakni di Jalan Iskandar Muda.

“Saat kita tangkap keduanya berada di kawasan Jalan Iskandar Muda. Namun ketika ditangkap keduanya melawan dan mencoba kabur. Tembakan peringatan sudah kita lakukan. Tapi enggak dipedulikan makanya kita lumpuhkan,” ujar Iptu Hussein.

Kata Hussein lagi, keduanya pernah terlibat kasus curas di wilayah hukum Polsekta Medan Baru.

“Pelaku juga merupakan residivis dalam perkara yg sama, dimana pernah kita tangkap dan telah menjalani hukuman pada tahun 2016. Iya sudah 3 kali kedua pelaku beraksi yang di wilayah hukum kita. Alat bukti yang kita amankan sepeda motor BK 2204 AEM, helm hitam, jaket dan handphone,” tutup Iptu Hussein. (did)

Comments

Komentar