Beranda PERISTIWA Berselimut Kain, Bayi Ganteng Ini Ditemukan di Tempat Sampah

Berselimut Kain, Bayi Ganteng Ini Ditemukan di Tempat Sampah

BERBAGI
Salah seorang warga saat menggendong bayi mungil di Klinik Bidan Syam, Jumat (7/7/2017) dinihari. Kini Polsekta Medan Kota terus mendalami kasus pembuangan bayi untuk mengungkap siapa orangtua bayi tersebut. (AKSESDOTCO/did)
Salah seorang warga saat menggendong bayi mungil di Klinik Bidan Syam, Jumat (7/7/2017) dinihari. Kini Polsekta Medan Kota terus mendalami kasus pembuangan bayi untuk mengungkap siapa orangtua bayi tersebut. (AKSESDOTCO/did)

akses.co – Bayi ganteng berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga di tempat pembuangan sampah di Jalan Brigjen Katamso Medan Jumat (7/7/2017) dinihari tadi. Kini bayi yang diperkirakan berusia 3 hari tersebut dirawat di Klinik Bidan Syam, Kampung Baru, Medan.

Penemuan bayi malang ini, ‎berawal ketika petugas SPK Polsekta Medan Kota Aiptu Irwansyah mendapatkan laporan dari warga soal ditemukannya bayi laki-laki yang masih hidup di di depan toko sparepart sepeda motor bernomor 771. Kemudian petugas piket turun ke lokasi. “Saat ditemukan, bayi tersebut diletakkan didalam kardus dan diselimuti kain,” kata salah seorang warga, Eli.

‎Atas temuan itu polisi menginterogasi saksi-saksi. Menurut warga bayi itu pertama kali ditemukan oleh seorang pencari barang bekas. Namun sayang, pencari barang bekas tersebut belum ditemukan untuk dimintai kesaksiannya. Selanjutnya bayi itu dibawa ke Klini Bidan Syam yang berada di Jalan Pasar Senin, Kampung Baru. Kini bayi tersebut diasuh oleh sementara di klinik oleh Saminah Ginting.

Kapolsekta Medan Kota Kompol Martuasah Tobing mengatakan saat ini pihaknya sedang mendalami keterangan para saksi-saksi. Untuk saksi seorang pencari barang bekas di TKP masih dicari guna mencari tahu siapa orangtua bayi malang itu.

“Keterangan para saksi-saksi ‎masih terus kita dalami. Saksi sementara yakni Jono dan Yusminar juga kita dalami. Saat ini bayi berada di klinik bidan untuk perawatan,” tutur Martuasah. (did)

Comments

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here