Pemilihan Komisioner Komisi Informasi, Pemuda Muslim Sumut Dukung Komisi A DPRD Sumut dan Minta Transparan

MEDAN, akses.co – Pimpinan Wilayah Pemuda Muslimin Indonesia Provinsi Sumatera Utara, mendukung pernyataan Ketua Komisi A DPRD Sumut, Hendro Susanto, menepis anggapan adanya intervensi dari pihak manapun yang ingin mempengaruhi atau memilih calon komisioner Komisi Informasi (KI), yang disampaikan Hendro baru-baru ini, sebagaimana yang dilansir media cetak di Medan.

Pernyataan dukungan tersebut disampaikan, Ketua OKK Pemuda Muslim Sumut, Jon Masren Saragih SPd, Minggu (7/11) kepada wartawan, menyikapi Pemilihan Komisioner Informasi, yang kini dalam tahapan uji kepatutan dan kelayakan di DPRD Sumut.

“Kami mendukung penuh Komisi A bertindak tegas dan transparan, sebagai pemuda kami tetap awasi jalannya seleksi calon Komisioner Informasi ini”, ujar Jon Masren.

Selain itu, Pemuda Muslim Sumut juga menegaskan kepada panitia Tim Seleksi, untuk benar-benar melakukan rekrutmen calon KI dengan tidak mengabaikan Pedoman Pelaksanaan Seleksi dan Penetapan anggota Komisi Informasi.

Dimana pada BAB II, Pasal 9, calon KI harus memiliki pengetahuan dan pemahaman di bidang keterbukaan informasi publik sebagai bagian dari hak asasi manusia dan kebijakan publik. Serta memiliki pengalaman dalam aktivitas Badan Publik.

Selain itu, pada Pasal:20 jumlah anggota Komisi Informasi Provinsi atau Kabupaten/Kota yang terpilih harus ada dari unsur pemerintah, yang mencerminkan unsur pemerintah Daerah sebagaimana disyaratkan.

Jadi kalau syaratnya tidak terpenuhi Komisi A diminta harus tegas. Karenanya Jon Masren Saragih mengingatkan, hasil seleksi calon KI ini nantinya, benar-benar menjalankan aturan yang telah ditetapkan.

Jon Masren juga meminta kepada Badan Kehormatan Dewan (BKD) Provinsi, untuk mengawasi jalannya seleksi calon komisioner Komisi Informasi ini, agar tidak ada intervensi dari pihak manapun, sehingga hasilnya dapat diterima semua pihak, pungkasnya. (Han)

Artikel Terkait