Pembayaran Kegiatan Rutin Terlambat

Kepala BPKAD Kota Medan, Irwan Ritonga.
Kepala BPKAD Kota Medan, Irwan Ritonga.

akses.co – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan mengakui sedikit terlambat dalam mencairkan anggaran kegiatan rutin Pemko Medan. Hal ini disebabkan adanya mekanisme atau proses dilalui.

Kepala BPKAD Kota Medan, Irwan Ritonga menjelaskan, keterlambatan ini dikarenakan data yang tercantum di e-budjeting harus diinput ulang ke dalam simda secara satu persatu. Input data tersebut tidak bisa dilakukan satu persatu. Namun, begitupun hal ini tidak memakan waktu lama.

“Sejak diterapkannya e-budjeting, data surat penyediaan dana (SPD) harus diinput satu persatu untuk dimasukan ke simda. Makanya, memakan waktu. Sehingga pembayaran kegiatan rutin seperti, ATK, honor PHL, listrik, dan lainnya sedikit terlambat,” ungkap Irwan, Selasa (27/2/2018).

Irwan menjelaskan, saat ini proses input data sudah mencapai 80%. Sedangkan sisanya diharapkan selesai dalam minggu ini. Menurutnya, mereka menyelesaikan yang sudah diusulkan. “Sudah hampir rampung prosesnya. Dalam minggu ini sudah selesai,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, dirinya menuturkan untuk DPA sendiri sudah dibagikan keseluruhan kepada SKPD masing – masing. Masing – masing SKPD sudah bisa melakukan lelang kegiatan agar pengerjaanya tidak terlambat. “Untuk DPA sudah dibagikan semua kepada SKPD. Tidak alasan belum turun atau menunda lelang. Pembuatan kontrak pun sudah bisa,” tambahnya. (eza)

Artikel Terkait