SINGKIL

Pembangunan RKB SDN Ladang Bisik Dinilai Peringatan Bagi Kontraktor Lain

SINGKIL, akses.co – Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) Sekolah Dasar (SD) Negeri Ladang Bisik, Kecamatan Kuta Baharu Dinilai asal jadi.

Pasalnya bangunan yang baru siap tersebut mengalami retak dan terkesan asal jadi.

“Dimana pembunganan tersebut sudah mengalami retakan di beberapa bagian bangunan, Padahal bangunan tersebut baru dibuat namun sudah mengalami retak”, Kata Seorang Mahasiswa Pemerhati Pembangunan, Andika Syahputra, Sabtu (6/2/2021).

Andika Syahputra menyayangkan adanya kejadian tersebut.

Ia menilai bangunan yang baru dibangun saat ini sudah retak itu terindikasi tidak sesuai dengan spesifikasi.

“Saya berharap agar kontraktor yang bertanggung jawab di bangunan tersebut serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil dapat ditegur dan diberi sanksi oleh Bupati Aceh Singkil, agar tidak terjadi lagi kedepannya hal seperti ini”, tuturnya.

Andika menambahkan, Hal ini perlu diperjelas kepada masyarakat.

Pasalnya, kata dia, dalam tutur yang disampaikan kontraktor tersebut pada salah satu media tidak elok diketahui masyarakat luas.

“Kita khawatir akan banyak pemikiran yang mungkin salah dalam menanggapi”, cemasnya.

Juga, sambungnya, siapapun yang memegang pekerjaan itu harus bertanggungjawab dan mempebaikinya, walaupun orang nomor satu di Aceh Singkil sekali pun.

“jangan se enak-enaknya dalam membangun, walaupun dekat dengan pemerintah, kita takut jika bangunan tidak kokoh akan roboh”, lanjutnya.

Jika hal ini terjadi, sambungnya, sama saja membunuh generasi yang akan datang.

“melihat dari bangunan yang kurang kokoh dan bisa akan berakibat fatal”

Bupati juga harus tegas dalam memberikan peringatan kepada perusahaan atau kontraktor yang mengerjakan proyek yang lainnya, tuturnya.

“Kejadian ini menjadi peringatan bagi kontraktor yang lain”, tegasnya.

Begitu banyak dana yang keluar, tapi hasil pekerjaan masih abal-abal dan tidak lama dinikmati oleh masyarakat umum, imbuhnya.

“Seharusnya kita bersyukur ada pembangunan, tapi kita malah membuatnya dengan setengah hati”, paparnya.

Kalau bisa, lanjutnya, black list saja perusahaan yang tidak efektif dalam melakukan pekerjaaan.

“Karena ini akan membahayakan masyarakat dan imbasnya pasti Bupati dan Wakil Bupati yang akan di anggap gagal dalam segi pembangunan”, terangnya.

Dilanjutkan, Jika memang perusahaan itu bagus, tentu pekerjaannya pun akan bagus dan bisa dinikmati dengan seutuhnya.

Walaupun pada nyatanya bangunan tersebut akan diperbaiki.

“Namun hal tersebut tentu membutuhkan waktu, yang menyebabkan terganggunya proses belajar, yang seharusnya siswa sudah bisa menikmati ruangan baru”, Tutupnya.

Sebelumnya Saat dikonfirmasi, Rabu (3/2/2021). Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Singkil, Khalilullah, mengatakan terkait proyek tersebut, kami dari Dinas sudah memanggil kontraktor tersebut.

“Agar dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya”, tuturnya.

Ia menjelaskan kontraktor akan segera memperbaiki. “Mungkin dalam 2 hari ini selesei”, sebutnya.

Dilanjutkannya, karena sejak awal kami mendapatkan informasi tersebut, dengan cepat kami langsung memanggil kontraktornya. (S.Munthe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.