NEWS

Pelaku Ditahan, Cinta Segitiga Alasan Suami di Batang Kuis Tega Pukuli Anak dan Istri

Deliserdang, akses.co – Pelaku penganiayaan istri dan balitanya FA (41) yang terekam CCTV, di Desa Baru Batang Kuis yang sempat viral kini meringkuk di sel tahanan Polresta Deli serdang. Pelaku kesal karna diinterogasi sang istri ummi atiah (29) karena ditemukan photo wanita lain dalam mobil sang suami.

Hal itu di katakan Kasat Reskrim Kompol Muhammad Firdaus, SIK, MH, saat menggelar konferensi pers di halaman satuan reserse kriminal Polresta Deli serdang didampingi Wakasat Reskrim AKP Antonius Alexander Sembiring, SH, MH serta Kanit PPA Ipda Resti Widya Sari S,TrK, Kamis (30/07).

Di jelaskannya, pelaku marah dicurigai istrinya selingkuh karena tidak pulang selama 3 hari, dan sang istri menemukan ada photo wanita lain di dalam mobil milik suami.

Lanjut Kompol Firdaus, bahwa pada, Jumat (24/7), di depan rumahnya, FA melakukan penganiayaan terhadap Ummi Atiah Lubis dengan cara memukul korban pada bagian kepala dan menarik paksa untuk turun dari mobil FA.

Sebelumnya FA juga pernah melakukan penganiayaan terhadap korban di dalam garasi rumah yang terekam kamera CCTV dengan kedua tangannya, dan dengan menggunakan gagang sapu serta menendang korban pada bagian kepala, badan, punggung hingga wajah

Tak hanya itu, balitanya pun menjadi korban keganasan amarahnya, sehingga kedua korban mengalami sakit disekujur tubuh.

Setelah korban membuat laporan pengaduan ke Mapolresta Deli Serdang pada, Senin (27/7), Tim Unit PPA Sat Reskrim Polresta Deli Serdang langsung melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan berhasil mengumpulkan barang bukti serta Rekaman CCTV tersebut..

“Pada, Rabu (29/7), pihak Kepolisan mendapatkan Informasi bahwa pelaku sudah kembali ke rumahnya, sehingga Tim langsung bergerak ke TKP dan berhasil mengamankan FA dan kemudian dibawa ke Sat Reskrim Polresta Deli Serdang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.” Ungkap Kompol Firdaus.

Lanjutnya, adapun Pasal yang disangkakan terhadap pelaku yakni Pasal 44 ayat (1) UU RI no. 32 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (Manahan. D)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lihat Juga
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker