AKSESNESIA

Pelaksanaan UNBK Di Kota Medan Terganggu Jaringan

akses.co – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama di Kota Medan mengalami kendala. Pelaksanaan ujian sempat tertunda beberapa menit akibat gangguan jaringan.

Berdasarkan informasi didapat, jaringan dari Jakarta tidak terkonekting. Sehingga para siswa yang mengikuti ujian harus menunggu. Selain itu, para siswa yang mengikuti ujian, ada yang menggunakan laptop dan komputer.

“Anak-anak hanya menunggu beberapa menit saja. Sebab, jaringan dari pusat kembali connect sehingga mereka pun langsung mengikuti ujian dengan mengerjakan soal-soal melalui komputer maupun laptop,” ungkap Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin saat meninjau pelaksanaan UNBK di SMP Negeri 1 Medan, Senin (23/4/2018).

Berdasarkan data yang diperoleh, pelaksanaan UN tingkat SLTP diikuti 447 sekolah dengan perincian SMP sebanyak 371 sekolah dan MTS sebanyak 76 sekolah dengan total siswa sebanyak 44.816 siswa. Sedangkan yang menggelar UNBK sebanyak 112 sekolah. Sementara itu sebanyak 335 sekolah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP).

Sementara itu, Kepsek SMP Negeri 1 Medan, Lisnawati Susman, siswa yang mengikuti UNBK di sekolah tersebut diikuti 333 siswa. Seluruh siswa hadir semuanya. Mereka dibagi menjadi 3 gelombang. Gelombang pertama mulai pukul 07.30-09.30 WIB. Gelombang kedua pukul 10.00-12.00 WIB. Sedangkan gelombang ketiga mulai pukul 14.00-16.00 WIB.

“Sejauh ini tidak ada kendala dari pihak kita. Cuma tadi ada sedikit gangguan dengan jaringan di salah satu ruangan. Akibat gangguan jaringan, agak terlambat sekitar 5 menit saja dari jadwal yang telah ditetapkan. Saya berharap UNBK berlangsung lancar,” jelas Lisnawati. (eza)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.