AKSESNESIA

Pedagang Pasar Kampung Lalang Cabut Nomor Tentukan Kios

akses.co – Pemko Medan melalui PD Pasar melakukan pengundian sebanyak 723 kios Pasar Tradisional Kampung Lalang. Pengundian yang berlangsung selama dua hari ini dilakukan untuk memberikan tempat kepada pedagang dalam melaksanakan transaksi jual beli menyusul telah selesainya pembangunan Pasar Tradisional Kampung Lalang.

Pengundian ini berlangsung di Pasar Tradisional Kampung Lalang dan dihadiri Assisten Umum Renward Parapat serta Dirut PD Pasar Kota Medan Rusdi Sinuraya, Jumat (22/3/2019).

Renward mengungkapkan, bahwa 25 maret 2017 lalu pasar ini sudah dibuka. Namun, keadaannya sangat tidak layak untuk digunakan. Sehingga perlu dilakukan pembenahan dan sekarang sudah 2 tahun lamanya para pedagang menunggu saat ini sampai pasar ini benar-benar bisa dipergunakan.

“Dua tahun yang lalu pasar ini sebenarnya sudah dibuka. Namun, dengan keadaan yang tidak layak sehingga memerlukan pembenahan agar dapat dipergunakan dan pedagang yang berjualan merasa nyaman berjualan disini. Alhamdulillah, hari ini akan kami buka kembali dengan keadaan yang jauh lebih baik dan nyaman untuk bertransaksi,” ungkapnya.

Bagi pedagang yang sudah mendapatkan nomor, dapat langsung mengambil kunci kiosnya dan bisa langsung menempati kios milik masing-masing. Para pedagang juga tidak curiga kepada panitia dalam pencabutan nomor kios ini. Karena semua dilakukan dengan jujur, adil serta transparan.

“Semua pedagang yang masuk disini tidak ada dikutip biaya untuk memasuki pasar tersebut, karena bangunan ini berasal dari APBD Kota Medan yang merupakan uang rakyat juga. Tetapi setiap bulannya akan dikutip biaya retribusi sesuai perda yang belaku. Tidak ada biaya tambahan apalagi uang pembangunan,” jelasnya. (eza)

close

Halo ­čĹő
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.