Deliserdang

Pasca Rapid Test Bekas di KNIA, Polresta Periksa Layanan di RSUD dan Puskesmas L Pakam

Deliserdang, akses.co – Pasca terungkapnya penggunaan Alat Rapid Test Bekas dan kadaluarsa di Bandara Kuala Namu Ariport (KNIA), Selasa (27/4). Tim dari Satreskrim Polresta Deliserdang melakukan Sidak (inpeksi mendadak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deli Serdang dan Puskesmas Lubuk Pakam, Rabu (28/4).

Pemeriksaan yang di lakukan oleh Tim pertama kali yakni, Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang yang berupa rafid tes usap atau swab antigen.

Humas RSUD Deliserdang Delyunmas Ziraluo Skep NS kepada wartawan mengatakan, kehadiran personel Polresta Deliserdang untuk mengetahui tata cara atau alur dilakukannya swab antigen.

“Terkait temuan semalam yang terjadi di Bandara itu, jadi mereka hanya mau tahu aja alur kita seperti apa rafid test antigen kita itu,” kata Delyunmas.

Delyunmas menjelaskan, mereka pun memberikan penjelasan kepada petugas dan memperlihatkan alat swab antigen yang mereka miliki. “Tadi kita tunjukkan yang baru itu seperti ini. Setelah di swab itu dibuang dan dilakukan pembakarannya ke bagian kesehatan lingkungan,” jelasnya.

“Jadi SOP itu yang mereka lihat, guna memastikan tidak terjadinya daur ulang itu. Kalau kita melakukan swab kita tunjukkan ini barangnya baru, tidak terbuka gitu, setelah dipakai dibuang dipatahkan. Itulah tadi dibuktikan,” tambah Delyunmas.

Delyunmas menegaskan bahwa RSUD Deliserdang tidak pernah alat swab antigen daur ulang atau bekas bahkan kedaluwarsa. Katanya, di RSUD Deliserdang ada sebanyak dua layanan pemeriksaan kesehatan yang dapat mendeteksi ada tidaknya infeksi virus corona yakni masing-masing tes usap atau swab antigen dan PCR (polymerase chain reaction) dan yang dilihat atau diperiksa pihak kepolisian adalah swab antigen. “Khusus antigen yang hasilnya cepat bukan swab PCR,” katanya.

Sementara itu Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Yemi Mandagi SIK melalui
Kasatreskrim Polresta Deliserdang Kompol Muhammad Firdaus SIK ke pada wartawan mengatakan, mereka melakukan pemeriksaan untuk menindaklanjuti temuan rapid antigen oleh Poldasu yang terjadi di Bandara Kualanamu. “Kita Polresta Deliserdang melakukan pemeriksaan terhadap rapid antigen di Rumah Sakit Umum, Klinik dan tempat pelayanan lainnya yang ada melayani rapid antigen,” katanya.

Firdaus pun menyebutkan, untuk hari ini yang dilakukan pemeriksaan ada dua tempat yaitu RSUD Deliserdang bersama Puskesmas Lubukpakam. ” Hasilnya tidak ada ditemukan rapid antigen yang sudah kadaluwarsa digunakan kembali. Untuk di Rumah Sakit Umum rapid antigennya masih aktif sampai dengan tanggal 20 bulan Desember 2021,” jelasnya.
(Manahan.D)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.